Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Tangis Pecah di Manado, Ferry Maweru Tewas Usai Ditikam, Sosoknya Dikenang Baik oleh Sahabat

Azis Manansang • Selasa, 9 Juni 2026 | 07:41 WIB

 

Kedua pelaku dan korban penikaman di depan Jumbo Swalayan Manado (F:Ist)
Kedua pelaku dan korban penikaman di depan Jumbo Swalayan Manado (F:Ist)

Gorontalopost, MANADO – Suasana duka menyelimuti keluarga dan sahabat Ferry Maweru atau yang akrab disapa Pheyy. 

Pria yang dikenal ramah itu meninggal dunia setelah menjadi korban penikaman di kawasan depan Jumbo Pasar Swalayan, pusat Kota Manado, pada Sabtu (6/6/2026).

Peristiwa tersebut sontak menghebohkan warga. Dalam waktu singkat, kabar kepergian Ferry menyebar luas melalui media sosial dan grup pesan instan, 

memunculkan berbagai ungkapan duka dari masyarakat yang mengenalnya.

Sejumlah kerabat mengaku terkejut atas kejadian tragis tersebut. Mereka mengenang Ferry sebagai sosok yang bersahaja, 

mudah berinteraksi dengan siapa saja, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap teman dan lingkungan sekitarnya.

Di tengah suasana berkabung, aparat kepolisian dikabarkan telah mengamankan dua orang yang diduga berkaitan dengan insiden tersebut. 


Langkah cepat itu dilakukan untuk mengungkap penyebab serta rangkaian peristiwa yang berujung pada hilangnya nyawa korban.

Bagi banyak orang, Ferry bukan sekadar teman, tetapi sosok yang meninggalkan kesan baik selama hidupnya. 

Doa dan ucapan belasungkawa terus mengalir, sementara masyarakat menanti proses hukum yang berjalan 

untuk mengungkap fakta di balik tragedi yang mengguncang Kota Manado tersebut.(Mg-01).

Editor : Azis Manansang
#Sulawesi utara #PENIKAMAN #berita kriminal #Manado #tragedi