Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Gorontalo Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Puasa Ramadhan: Muhammadiyah 11 Maret, NU & Pemerintah Kapan?

Tina Mamangkey • Rabu, 6 Maret 2024 | 10:35 WIB
Petugas falakiyah melakukan ru
Petugas falakiyah melakukan ru

GORONTALOPOST - Awal Puasa Ramadhan tahun ini diprediksi akan menunjukkan perbedaan di antara komunitas Muslim. Muhammadiyah telah secara resmi menetapkan bahwa 1 Ramadan 1445 Hijriah jatuh pada tanggal 11 Maret 2024, dengan Idul Fitri 1 Syawal bertepatan pada tanggal 10 April 2024.

Muhammad Sayuti, Sekretaris Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, mengumumkan kepastian ini di Kantor PP Muhammadiyah, Jalan Cik Ditiro, Nomor 23, Kota Jogjakarta, pada Sabtu (20/1).

Penetapan ini dilakukan menggunakan metode Hisab Wujudul Hilal Hakiki, dan diharapkan agar maklumat dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah diikuti oleh anggota Muhammadiyah.

Maklumat ini, Nomor 1/MLM/I.0/E/2024, telah ditandatangani oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, dan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti, pada tanggal 12 Januari 2024.

Sementara itu, Pemerintah akan menetapkan awal puasa pada tanggal 10 Maret 2024. Proses penetapan akan melibatkan pemantauan hilal (rukyatulhilal) di 134 lokasi di seluruh Indonesia.

Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais dan Binsyar) Kemenag, Adib, menyatakan bahwa rukyatulhilal akan dilaksanakan oleh Kanwil Kementerian Agama dan Kemenag Kabupaten/Kota, dengan kerjasama dari Pengadilan Agama, Ormas Islam, dan instansi lainnya di daerah setempat.

Sidang Isbat untuk menentukan awal Ramadan 1445 H akan mempertimbangkan informasi dari hasil perhitungan astronomis atau hisab, serta hasil konfirmasi lapangan melalui pemantauan hilal.

Adib menjelaskan bahwa secara hisab, semua sistem sepakat bahwa ijtimak menjelang Ramadan jatuh pada Minggu, 10 Maret 2024 M atau bertepatan dengan 29 Syakban 1445 H.

Sementara itu, Nahdlatul Ulama (NU) dalam penetapan awal Ramadan dan Syawal juga menggunakan metode pemantauan hilal (rukyatulhilal), sehingga kemungkinan besar jadwal awal puasa akan serupa dengan yang ditetapkan oleh pemerintah.

Kalender hijriah yang dikeluarkan oleh Kemenag menetapkan awal puasa pada tanggal 12 Maret 2024, dengan Idul Fitri jatuh pada tanggal 9 April 2024. Keputusan resmi akan menunggu sidang isbat terlebih dahulu. (jpg)

Editor : Tina Mamangkey
#awal ramadhan #pemerintah #NU #Muhammadiyah