Gorontalopost, GORONTALO – Siapkan teleskop dan matamu! Fenomena langit yang jarang terjadi.
Bakal menghiasi langit Indonesia pada Minggu malam, 7 September 2025 hingga dini hari 8 September.
Kali ini, masyarakat dapat menyaksikan Gerhana Bulan Total, atau yang lebih dikenal dengan istilah dramatisnya Blood Moon.
Fenomena ini terjadi saat Bulan sepenuhnya tertutup oleh bayangan inti Bumi, yang membuat permukaannya tampak merah merona seperti bola api langit.
Menurut data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Peristiwa langka ini akan berlangsung selama lebih dari lima jam.
Dengan fase puncaknya saat Bulan benar-benar berada di tengah bayangan Bumi terjadi selama 1 jam 22 menit.
“Waktu totalitas dimulai pukul 00.30 WIB dan berakhir sekitar 01.53 WIB.
Dengan puncaknya pada pukul 01.11 WIB,” ujar salah satu pejabat BMKG.
Gerhana bulan total ini bisa diamati dari seluruh wilayah Indonesia tentu saja jika langit cerah dan bebas dari awan.
Momen ini juga menjadi kesempatan langka bagi pecinta astronomi, fotografer langit malam.
Hingga masyarakat umum untuk menyaksikan salah satu keajaiban alam paling memukau.
Jadi, pastikan kamu tidak melewatkan pertunjukan langit merah yang hanya datang sesekali ini. (Mg-01)
Editor : Azis Manansang