Gorontalopost, JAKARTA – Jagat maya dihebohkan dengan kisah menyentuh dari seorang Polwan cantik.
Bernama Fifi Sasta, yang resmi mengundurkan diri dari Kepolisian Republik Indonesia setelah sembilan tahun mengabdi.
Baca Juga: Nadiem Makarim Melejit dari Founder Gojek, Kini Mantan Mendikbudristek Diborgol Tersangka Korupsi
Keputusan mengejutkan ini disampaikannya lewat sebuah unggahan di akun Instagram pribadinya, yang langsung viral.
Dan menyedot perhatian publik, terutama di tengah menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri akibat sejumlah kontroversi belakangan ini.
Pada 1 Juni 2025, Fifi mengumumkan bahwa ia telah resmi menanggalkan seragam dinasnya, memilih jalur hidup baru sebagai warga sipil dan ibu rumah tangga penuh waktu.
“Hari ini aku melepas seragam yang selama ini menjadi bagian dari jati diriku. Aku pamit dari tugas mulia dan rekan-rekan terbaik.
Kini waktunya aku pulang ke rumah,” tulis Fifi dalam unggahannya yang penuh haru.
Dalam keterangannya, Fifi mengaku keputusannya dipicu oleh panggilan hati sebagai seorang ibu yang merindukan kebersamaan dengan anak-anaknya.
Baca Juga: Festival Walima 2025: Ribuan Kue Kolombengi Hiasi Desa Wisata Religi Bongo Gorontalo
“Ada suara kecil yang lebih kuat dari apapun panggilan dari rumah.
Ada tawa anak yang tak ingin kulewatkan, pelukan yang tak boleh kutunda, dan masa tumbuh kembang yang tak bisa kuabaikan,” ungkapnya tulus.
Wanita berpangkat terakhir Briptu ini menegaskan bahwa keputusan besar tersebut bukan dilakukan secara impulsif.
Ia mengaku telah melakukan perencanaan matang, mulai dari dana darurat hingga rencana pendidikan anak.
“Sebelum resign, pastikan kamu punya cadangan minimal 30x gaji. Jangan nekat kalau belum ada backup.
Aku hanya berusaha mengikuti petunjuk dari Al-Qur’an. InsyaAllah ini jalanku,” jelasnya di kolom komentar.
Keputusan Fifi pun menuai banjir dukungan dari warganet, yang menyebut langkahnya sebagai bentuk keberanian di tengah sorotan terhadap moral institusi kepolisian.
“Di zaman seperti sekarang, harga diri polisi seringkali hanya dipandang sebelah mata.
Lebih baik memilih jadi ibu sejati untuk anak-anakmu!” tulis salah satu netizen yang ikut terharu.
Tak hanya menyentuh hati, kisah Fifi juga membuka ruang diskusi soal prioritas hidup, peran perempuan, dan keberanian memilih keluarga di atas karier. (JP)
Editor : Azis Manansang