Gorontalopost, GORONTALO - Gorontalo bersiap menyambut kedatangan peserta Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII yang akan digelar pada Juni mendatang.
Tak hanya agenda nasional, ajang ini juga menjadi momentum memperkenalkan kekayaan kuliner daerah kepada tamu dari seluruh penjuru Indonesia.
Sejumlah hidangan tradisional khas Gorontalo telah direkomendasikan untuk memanjakan lidah para peserta selama berada di daerah ini.
Sajian autentik dengan cita rasa khas diyakini akan menjadi pengalaman tak terlupakan bagi para tamu.
Salah satu kuliner yang paling populer adalah binthe biluhuta atau milu siram.
Hidangan berbahan dasar jagung manis ini disajikan dengan kuah gurih, dipadukan dengan ikan tongkol atau udang, kelapa parut, serta aneka rempah dan daun aromatik.
Sensasi rasanya semakin lengkap dengan tambahan sambal dan perasan jeruk nipis.
Selain itu, ayam kampung yiloni juga menjadi pilihan menarik.
Masakan ini diolah menggunakan santan dan bumbu alami khas Gorontalo, menghasilkan rasa gurih yang kuat dengan rempah yang meresap hingga ke dalam daging.
Tak ketinggalan, yilabulo turut melengkapi kekayaan kuliner daerah.
Makanan berbahan dasar sagu yang dicampur jeroan ayam ini dibungkus daun pisang lalu dibakar, menghasilkan tekstur lembut dengan cita rasa unik.
Kehadiran kuliner-kuliner ini diyakini akan menjadi daya tarik tersendiri dalam
menyukseskan PENAS XVII.(Mg-02).