Gorontalopost, GORONTALO – Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo baru-baru ini melakukan kunjungan kerja untuk memonitor perkembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang sedang naik kelas.
Kunjungan yang berlangsung di Kelurahan Kayu Bulan, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo ini bertujuan untuk mendukung sektor ekonomi kreatif dan memperkuat kapasitas UMKM lokal.
Baca Juga: DPRD Gorontalo Bahas 3 Ranperda Strategis Kepemudaan, Gender, dan Penataan OPD Siap Diperkuat
Salah satu UMKM yang mendapat perhatian khusus adalah “Encis Bisa”, sebuah usaha kerajinan tangan dan souvenir khas Gorontalo yang telah beroperasi sejak 2018.
Meskipun baru, “Encis Bisa” telah berhasil memperluas pasar hingga ke luar daerah, termasuk ke Semarang.
Dalam waktu tiga bulan saja, mereka berhasil memproduksi sekitar 500 unit produk, meskipun promosi masih dilakukan secara terbatas.
Keberhasilan tersebut berkat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Bank Indonesia, yang membantu “Encis Bisa” mengikuti sejumlah kegiatan nasional di Bali dan Jakarta.
Selain itu, UMKM ini juga aktif berpartisipasi dalam pelatihan untuk pengembangan usaha di luar daerah. Pada tahun 2019,
Encis Bisa bahkan meraih Piagam Penghargaan sebagai Juara 3 dalam Kompetisi Kerajinan Kreatif Gemilang (K3G) untuk kategori Lomba Desain Karawo dan Kerajinan Souvenir.
Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa, yang turut hadir dalam kunjungan tersebut, memberikan apresiasi tinggi terhadap perkembangan UMKM lokal.
Ia menegaskan bahwa UMKM seperti “Encis Bisa” menunjukkan potensi besar masyarakat Gorontalo dalam menciptakan produk-produk kreatif yang bersaing di tingkat nasional.
"Melihat UMKM seperti Encis Bisa yang berkembang pesat, kami sangat bangga. Ini menunjukkan bahwa kreativitas masyarakat Gorontalo mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Kami di DPRD akan terus mendorong agar pemerintah daerah lebih memperhatikan sektor ini, dengan memberikan dukungan pada pembinaan, akses permodalan, serta promosi yang lebih intensif," ujar Ridwan Monoarfa.
Dengan adanya monitoring ini, Komisi II berharap lebih banyak pelaku UMKM yang akan terus berkembang, menjadi lebih berdaya saing, dan mendorong perekonomian Gorontalo ke arah yang lebih maju dan berkelanjutan.(Mg-02).
Editor : Azis Manansang