Gorontalopost, GORONTALO- Pembahasan anggaran tahun 2026 di DPRD Provinsi Gorontalo kembali memunculkan perhatian terhadap pengelolaan fasilitas publik, khususnya asrama mahasiswa yang tersebar di berbagai kota besar.
Anggota Banggar DPRD, Meyke Camaru, menekankan bahwa peningkatan kualitas sarana pendukung pendidikan harus menjadi prioritas pemerintah daerah.
Baca Juga: Bendungan Bulango Ulu Hampir Rampung, Gubernur Gusnar Pastikan akan Diresmikan Presiden Prabowo
Meyke menilai bahwa asrama mahasiswa merupakan bagian penting dalam membangun sumber daya manusia.
Karena itu, pemerintah tidak boleh mengabaikan pemeliharaan fasilitas yang menjadi tempat tinggal ratusan mahasiswa Gorontalo tersebut.
Menurutnya, penyediaan lingkungan belajar yang layak sangat mempengaruhi capaian pendidikan para mahasiswa di perantauan.
Dalam rapat tersebut, Meyke menyoroti alokasi anggaran sebesar Rp3 miliar untuk pemeliharaan barang milik daerah, termasuk sekitar 30 unit asrama mahasiswa di luar provinsi.
Ia meminta pemerintah menyampaikan pembagian alokasi anggaran secara rinci agar penggunaan dana publik dapat dipahami dan diawasi dengan baik.
“DPRD membutuhkan gambaran detail, bukan angka global,” tegasnya.
Meyke juga menekankan pentingnya memastikan bahwa pengelolaan asrama mahasiswa memang termasuk dalam urusan pemerintahan daerah.
Jika demikian, ia meminta adanya regulasi yang mengatur tanggung jawab, mekanisme pemeliharaan, serta standar kelayakan bangunan.
Baca Juga: Yeyen Sidiki Suarakan Perjuangan Keterisolasian Pinogu Jadi Prioritas Nasional
Ia mengingatkan bahwa beberapa asrama, terutama di Manado dan Surabaya, membutuhkan perbaikan fisik segera.
Untuk itu, Meyke mendorong pemerintah melakukan inspeksi rutin agar kerusakan fasilitas dapat dideteksi sejak dini.
Menurutnya, menjaga kualitas asrama sama pentingnya dengan menjaga kualitas pendidikan mahasiswa itu sendiri.
Ia memastikan bahwa DPRD akan terus mengawal proses penganggaran agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh mahasiswa Gorontalo di perantauan.(Mg-02)
Editor : Azis Manansang