Gorontalopost, GORONTALO- Kerusakan saluran irigasi di Desa Bongo Hulawa, Kabupaten Bone Bolango, mulai mendapat perhatian serius dari wakil rakyat.
Ketua dan Anggota Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo turun langsung ke lokasi pada Jumat,(06/12/2025).
Baca Juga: Kurang dari Satu Jam, Polres Gorontalo Bongkar Kasus Pencurian Rp17 Juta di Alfamart Limboto
Guna memastikan kondisi saluran air yang selama ini dikeluhkan petani.
Dalam kunjungan lapangan tersebut, legislator menemukan bahwa titik kerusakan berada di bagian tepi jalur irigasi tersier yang terhubung dengan saluran sekunder.
Kerusakan itu membuat distribusi air ke lahan pertanian tidak berjalan maksimal dan berdampak langsung pada hasil panen masyarakat.
Ketua Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, Espin Tulie, menegaskan bahwa persoalan irigasi ini bukan sekadar masalah teknis, tetapi sudah menyentuh hajat hidup petani.
Politisi PDIP ini menyebut, gangguan aliran air berpotensi menurunkan produktivitas pertanian secara signifikan jika tidak segera ditangani.
“Keluhan ini sudah lama kami dengar dari masyarakat. Artinya, ini bukan persoalan sepele.
Aliran air harus segera dipulihkan agar aktivitas pertanian kembali normal.
Baca Juga: HUT ke-25 Provinsi Gorontalo Jadi Titik Refleksi Perkuat Sinergi Pemerintah, DPRD, dan Masyarakat
Dan petani tidak terus dirugikan,” ungkap Espin saat diwawancarai di sela-sela peninjauan.
Ia juga memastikan bahwa persoalan tersebut telah masuk dalam daftar prioritas pembahasan anggaran pemerintah provinsi.
Espin menyatakan, perbaikan irigasi Bongo Hulawa direncanakan akan diakomodasi dalam APBD Provinsi Gorontalo Tahun Anggaran 2026.
Melalui program Dinas Pekerjaan Umum, agar manfaatnya benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat.(Mg-02)
Editor : Azis Manansang