Gorontalopost, GORONTALO - Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan kerja ke Desa Bunggalo, Kecamatan Telaga Jaya,
sebagai bagian dari upaya pemutakhiran Data Terpadu Ekonomi dan Sosial Nasional (DTESN) di tingkat desa.
Baca Juga: FOX Hotel Gorontalo Luncurkan FOXperience 2026, Hadirkan Program Inovatif Berbasis Komunitas
Langkah ini diambil untuk memastikan data penerima bantuan sosial benar-benar sesuai dengan kondisi masyarakat di lapangan.
Kunjungan tersebut menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dan pemerintah desa terkait berbagai persoalan pendataan.
Salah satu isu utama yang mencuat adalah masih adanya perbedaan signifikan
antara data milik Badan Pusat Statistik (BPS) dengan data yang dihimpun pemerintah desa.
Sekretaris Desa Bunggalo mengungkapkan bahwa ketidaksinkronan data tersebut berdampak langsung pada penyaluran bantuan sosial.
Menurutnya, kondisi ekonomi warga di lapangan tidak seluruhnya tergambar dalam data resmi yang digunakan sebagai acuan program bantuan.
Ia juga menyoroti adanya warga yang secara ekonomi sudah tergolong mampu namun masih tercatat sebagai penerima bantuan.
Situasi ini memicu rasa ketidakadilan dan kecemburuan sosial, terutama bagi warga lain yang lebih membutuhkan tetapi belum masuk dalam daftar penerima.
Baca Juga: Hari Patriotik Gorontalo ke-84, Ridwan Monoarfa Ajak Masyarakat Perkuat Nasionalisme
Menanggapi hal tersebut, Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo menegaskan pentingnya pembaruan data secara berkala dan kolaborasi lintas lembaga.
DPRD menilai sinergi antara pemerintah desa, BPS, dan instansi terkait menjadi kunci
agar DTESN benar-benar menjadi dasar kebijakan bantuan sosial yang adil dan tepat sasaran.(Mg-02).
Editor : Azis Manansang