Gorontalopost, GORONTALO — Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo menyoroti serius persoalan jaminan kesehatan masyarakat
saat melakukan kunjungan kerja ke Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo, kemarin (20/2/2026).
Temuan mengejutkan terungkap, di mana sekitar 19.000 warga belum tercover jaminan kesehatan.
Kunjungan tersebut dipimpin Wakil Ketua Komisi IV, Hamzah Muslimin, didampingi Sekretaris Komisi IV Ghalib Lahidjun,
serta anggota Gustam Ismail, Manaf A. Hamzah, dan dr. Sridarsianti Tuna.
Rombongan diterima langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan, Ismail T. Akase, bersama jajaran.
Dalam rapat kerja, terungkap pula sekitar 3.000 peserta masih membayar iuran secara mandiri.
Kondisi ini dinilai berpotensi menjadi beban baru pemerintah daerah apabila peserta tersebut beralih menjadi tanggungan daerah,
sementara anggaran kesehatan hanya sekitar Rp 37 miliar per tahun.
Komisi IV menilai situasi tersebut mencerminkan belum optimalnya kebijakan perlindungan kesehatan masyarakat.
Keterbatasan anggaran yang bersumber dari APBD, pendapatan daerah,
serta dukungan BPJS Kesehatan dinilai menjadi tantangan besar dalam memenuhi kebutuhan layanan kesehatan.
Baca Juga: Pemkab Boalemo Hadapi Audit BPK, Wabup Lahmuddin Hambali Minta OPD Siapkan Dokumen Lengkap
Melalui fungsi pengawasan, Komisi IV menegaskan akan terus mendorong pemerintah daerah melakukan pembenahan menyeluruh,
agar pelayanan kesehatan benar-benar mampu memberikan perlindungan yang adil, merata,
dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.(Mg-02).
Editor : Azis Manansang