Gorontalopost, JAKARTA – Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo melakukan langkah strategis dengan mendatangi Badan Nasional Penanggulangan Bencana di Jakarta
guna mempercepat pencairan dana hibah rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) pascabencana tahun 2026.
Kunjungan tersebut difokuskan pada koordinasi dan konsultasi agar proses administrasi tidak berlarut-larut.
DPRD mendorong agar daerah yang telah memenuhi syarat, termasuk Gorontalo, segera diprioritaskan dalam pencairan anggaran.
Ketua Komisi III DPRD Gorontalo, Espin Tulie, mengungkapkan bahwa dari 27 provinsi pengusul, hanya 11 daerah yang dinyatakan lengkap secara administrasi.
Sementara 16 provinsi lainnya masih tertinggal meski tenggat waktu telah lewat.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama BPBD telah meminta agar proses
untuk daerah yang siap tidak terhambat oleh daerah lain yang belum memenuhi
syarat administrasi.
DPRD juga mengingatkan bahwa proses pencairan dana cukup panjang karena harus melalui tahapan verifikasi di BNPB, Inspektorat, hingga Kementerian Keuangan.
Jika terlambat, perbaikan infrastruktur berisiko terhambat dan potensi bencana susulan bisa meningkat.(Mg-02).
Editor : Azis Manansang