Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Selena Gomez Dikritik Warganet karena Speak Up yang Dianggap Netral

T
Penulis: Tina Mamangkey❯
Selena Gomez. (Rare Beauty/Getty Images)
Selena Gomez. (Rare Beauty/Getty Images)

GORONTALOPOST - Selena Gomez, salah satu selebriti dunia yang memiliki lebih dari 430 juta pengikut di Instagram, baru-baru ini menjadi sorotan warganet karena responsnya terhadap postingan terkait Israel. Gomez awalnya menyukai postingan tersebut, yang kemudian menimbulkan sejumlah pertanyaan dan perdebatan di media sosial.


Advertisement

Pada saat yang sama, Gomez memutuskan untuk mengambil jeda dari media sosial dan mengumumkannya melalui Instagram Stories. Dalam pengumumannya, dia menyatakan alasan rehatnya, "Saya rehat dari media sosial karena hati saya hancur melihat semua kengerian, kebencian, kekerasan, dan teror yang terjadi di dunia. Orang-orang yang disiksa dan dibunuh atau tindakan kebencian apapun terhadap suatu kelompok adalah hal yang mengerikan."

Namun, banyak warganet merasa kecewa dengan sikap Gomez yang dianggapnya tidak memihak pada salah satu pihak dalam konflik Israel-Palestina. Mereka berharap Gomez akan menggunakan pengaruhnya di media sosial untuk mendukung Palestina, yang telah menjadi korban genosida oleh Israel.

Selena Gomez hanya memposting kalimat netral, "Kita perlu melindungi SEMUA orang, terutama anak-anak, dan menghentikan kekerasan untuk selamanya. Saya minta maaf jika kata-kata saya tidak akan pernah cukup untuk semua orang atau hashtag."

Advertisement

Sikap ini semakin disesalkan oleh warganet, mengingat Gomez memiliki 430 juta pengikut di platform media sosial. Mereka berpendapat bahwa Gomez memiliki potensi besar untuk mengubah perspektif banyak orang.

Sejumlah warganet, termasuk akun @arianaunext, merespons postingan Gomez dengan mengingatkan bahwa meskipun satu postingan tidak akan mengubah segalanya, Gomez bisa memanfaatkan kehadirannya di media sosial untuk meningkatkan kesadaran dan mendukung keluarga-keluarga Palestina. Mereka berpendapat bahwa Gomez dapat memberikan dampak besar dengan menyebarkan informasi dan menggalang donasi.

Sebagai perbandingan, warganet juga membandingkan dukungan Gomez pada Ukraina beberapa waktu yang lalu. Dalam postingan dukungan tersebut, Gomez menjelaskan situasi dengan tegas dan mengajak pengikutnya untuk berdonasi melalui Unicef. Hal ini mengundang perbandingan yang nyata dengan respons Gomez terhadap konflik Israel-Palestina.

Advertisement

Kekecewaan ini muncul karena media sosial dianggap sebagai salah satu platform utama untuk menyebarkan informasi tentang Gaza, sementara media-media besar, terutama yang berbasis di Amerika, sering dianggap tidak memberikan liputan yang cukup jelas tentang situasi Palestina, sebagian besar karena dukungan Amerika terhadap Israel. (jpg)

Advertisement

Artikel Terkait

Warga Popayato Kritis Usai Dilaporkan PT IGL, Diduga Takut Dijemput Polisi Kasus Demo Plasma

Warga Popayato Kritis Usai Dilaporkan PT IGL, Diduga Takut Dijemput Polisi Kasus Demo Plasma

Informasi yang beredar menyebutkan korban diduga mengalami tekanan psikologis karena takut menghadapi proses hukum.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer