Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sindiran Tajam Ustad Solmed kepada Netizen yang Soroti Rumah Mewahnya

T
Penulis: Tina Mamangkey❯
Ustad Solmed dan April Jasmine saat ditemui di bilangan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (2/6). (Abdul Rahman/JawaPos.com)
Ustad Solmed dan April Jasmine saat ditemui di bilangan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (2/6). (Abdul Rahman/JawaPos.com)

GORONTALOPOST - Ustad Solmed, atau Sholeh Mahmoed Nasution, menjadi pusat perhatian publik setelah mengumumkan pembangunan rumah mewahnya di Bogor, Jawa Barat, yang disebut-sebut senilai Rp 80 miliar.


Advertisement

Berita ini menciptakan perbincangan luas di berbagai media dan menarik perhatian netizen.

Setelah menunjukkan kemegahan rumahnya, Ustad Solmed tidak luput dari kritik netizen, bahkan Ditjen Pajak turut memberikan tanggapan di kolom komentar unggahan April Jasmine di TikTok yang membahas orang kaya.

Dalam menghadapi kritik, Ustad Solmed dengan santai menanggapi komentar Ditjen Pajak, menegaskan ketaatannya dalam membayar pajak dan keyakinannya bahwa kontribusi pajaknya mendukung pembangunan dan kesejahteraan rakyat Indonesia.

Advertisement

"Pantau terus Pak @ditjenpajakri, saya yakin pajak membantu pembangunan bangsa dan kesejahteraan rakyat Indonesia.

Insya Allah saya taat bayar zakat dan pajak pak," ungkapnya di Instagram.

Lebih lanjut, Ustad Solmed menyindir netizen yang gemar menyalahkan orang lain di media sosial terkait pajak.

Advertisement

"Jangan lupa, titip Pak, tolong dicek itu pak NPWP akun yang suka nanyain tentang pajak orang lain, jangan jangan seumur hidupnya nggak pernah lapor SPT dan (nggak) bayar pajak pula itu pak.

Gasssin untuk Indonesia yang lebih baik," tambahnya.

Dalam unggahan video di Instagram Lambe Turah, Ustad Solmed memberi isyarat bahwa nilai rumahnya tidak mencapai Rp 80 miliar.

Bahkan, dengan percaya diri, dia menyatakan kesiapannya melepas rumah seharga itu kepada yang bersedia membeli.

Menurutnya, rumah tersebut dapat diubah menjadi vila atau restoran untuk keperluan bisnis.

"Nggak perlu ngansih pengumuman, nggak perlu pake promo, sudah ada promonya. Ayo saya lepas," tegasnya. (jpg)

Advertisement
Editor : Tina Mamangkey

Artikel Terkait

Tausiah Ustaz Solmed di Limboto, PENAS XVII Tak Hanya Soal Pertanian, Ayo le Limboto Ajaknya

Tausiah Ustaz Solmed di Limboto, PENAS XVII Tak Hanya Soal Pertanian, Ayo le Limboto Ajaknya

pembangunan daerah tidak hanya berbicara soal ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga harus berjalan seiring dengan pembinaan mental

Kebutuhan 100 Ribu Rumah di Kabupaten Gorontalo, Sofyan Puhi Ajak REI Perkuat   Kolaborasi

Kebutuhan 100 Ribu Rumah di Kabupaten Gorontalo, Sofyan Puhi Ajak REI Perkuat Kolaborasi

Agenda tersebut merupakan bagian dari Musyawarah Daerah (Musda) VII sekaligus Program Penanaman Sejuta Pohon DPD REI Gorontalo 2026.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer