24.5 C
Gorontalo
Sunday, November 27, 2022

PC NU Tomohon dan Tokoh Masyarakat Dukung Rehab GSG Haji

GORONTALOPOST.ID – Rehab gedung serbaguna (GSG)di Asrama haji Tuminting berproses. Ketua PC NU Tomohon Zamroni Khan mengatakan mengapresiasi kegiatan rehab bangunan demi menunjang kegiatan umat islam kedepan.
“Kegiatan ini patut di apresiasi

karena gedung ini merupakan pusat kegiatan umat Islam dan gedung ini sering di acara perkawinan. Kami berharap kedepannya gedung ini akan
lebih baik,” ungkapnya.
Disisi lain, tokoh masyarakat setempat Zulkarnain Berharap kegiatan rehab ini tidak seperti rehab di gedung kantor kanwil Kemenag Sulut yang
di kerjakan Rudi Kofia. “Setelah di rehab
tetap Bocor, ini kwalitas dan mutu pekerjaannya di pertanyakan,” timpanya.

Senada, ahli bangunan Sabirin Galib,SST menjelaskan bangunan memakai atap di karenakan lebih efisien,hemat dan efektif. “Kalau memakai waterproof umur pakai tidak akan terlalu lama karena terkena sinar matahari dan hujan sehingga di kemudian hari bisa mengakibatkan keretakan,” jelasnya. Lanjut dia, kalau sudah terjadi keretakan bisa bocor, kendalanya juga susah mencari keretakan rambut yang ada di plat dengan luasan atap plat tersebut.

“Kalau sudah terjadi seperti itu secara otomatis dikeluarkan lagi dana untuk memperbaikinya,” ujar dia. Menurutnya, pada bagian teras di bawah atap plat seringkali terkena air hujan akibat hempasan angin. “Dengan adanya atap yang keluar selebar 80 cm bisa mengurangi air hujan akibat hempasan angin,” tandasnya. (asr)

GORONTALOPOST.ID – Rehab gedung serbaguna (GSG)di Asrama haji Tuminting berproses. Ketua PC NU Tomohon Zamroni Khan mengatakan mengapresiasi kegiatan rehab bangunan demi menunjang kegiatan umat islam kedepan.
“Kegiatan ini patut di apresiasi

karena gedung ini merupakan pusat kegiatan umat Islam dan gedung ini sering di acara perkawinan. Kami berharap kedepannya gedung ini akan
lebih baik,” ungkapnya.
Disisi lain, tokoh masyarakat setempat Zulkarnain Berharap kegiatan rehab ini tidak seperti rehab di gedung kantor kanwil Kemenag Sulut yang
di kerjakan Rudi Kofia. “Setelah di rehab
tetap Bocor, ini kwalitas dan mutu pekerjaannya di pertanyakan,” timpanya.

Senada, ahli bangunan Sabirin Galib,SST menjelaskan bangunan memakai atap di karenakan lebih efisien,hemat dan efektif. “Kalau memakai waterproof umur pakai tidak akan terlalu lama karena terkena sinar matahari dan hujan sehingga di kemudian hari bisa mengakibatkan keretakan,” jelasnya. Lanjut dia, kalau sudah terjadi keretakan bisa bocor, kendalanya juga susah mencari keretakan rambut yang ada di plat dengan luasan atap plat tersebut.

“Kalau sudah terjadi seperti itu secara otomatis dikeluarkan lagi dana untuk memperbaikinya,” ujar dia. Menurutnya, pada bagian teras di bawah atap plat seringkali terkena air hujan akibat hempasan angin. “Dengan adanya atap yang keluar selebar 80 cm bisa mengurangi air hujan akibat hempasan angin,” tandasnya. (asr)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/