alexametrics
24.6 C
Gorontalo
Wednesday, May 25, 2022

Fadli Zon Serang Mahfud MD, Sindir Jangan Belokkan Sejarah, Singgung Presiden..

GORONTALOPOST.ID – Fadli Zon kembali menyerang Menko Polhukam, Mahfud MD.

Dia menganggap Mahfud MD keliru soal cuitannya di Twitter yang terkait Serangan Umum 1 Maret 1949. Di situ Mahfud bilang, empat tokoh nasional ini adalah penggagas serangan itu.

“Betul. Di dlm konsiderans ditulis nama HB IX, Soekarno, Hatta, Sudirman sbg penggagas dan penggerak. Peran Soeharto, Nasution, dll ditulis lengkap di Naskah Akademik. Sama dgn naskah Proklamasi 1945, hanya menyebut Soekarno-Hatta dari puluhan founding parents lainnya,” tulis Mahfud dikutip Fajar.co.id, Jumat (4/3/2022).

Anggota Komisi I DPR RI, Fadli Zon pun menilai itu keliru. Politikus Partai Gerindra itu meminta Mahfud untuk tidak membelokkan sejarah.

“Keliru P @mohmahfudmd. Dlm Serangan Umum 1 Maret 1949, Soekarno dan Hatta masih dlm tawanan di Menumbing. Pemerintahan dipimpin PDRI (Pemerintah Darurat RI) dibawah Sjafroeddin Prawiranegara. Tak ada gagasan dari Soekarno n Hatta dlm peristiwa ini. Jangan belokkan sejarah!,” tepis Fadli.

Pemerintah melalui Mahfud MD diketahui angkat bicara terkait polemik Keputusan Presiden RI 2/2022 soal Penegakan Kedaulatan Negara. Dia bilang, nama Soekarno ada dalam serangan 1 Maret 1949 itu.

Dikutip dari laman resmi Sekretariat Kabinet dijelaskan, peristiwa Serangan Umum 1 Maret 1949 yang digagas oleh Sri Sultan Hamengku Buwono IX.

Lalu diperintahkan oleh Panglima Besar Jenderal Soedirman serta disetujui dan digerakkan oleh Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta dan didukung oleh Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, laskar-laskar perjuangan rakyat, dan segenap komponen bangsa Indonesia lainnya, merupakan bagian penting dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia yang mampu menegakkan kembali eksistensi dan kedaulatan Negara Indonesia di dunia internasional serta telah berhasil menyatukan kembali kesadaran dan semangat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. (fajar)

GORONTALOPOST.ID – Fadli Zon kembali menyerang Menko Polhukam, Mahfud MD.

Dia menganggap Mahfud MD keliru soal cuitannya di Twitter yang terkait Serangan Umum 1 Maret 1949. Di situ Mahfud bilang, empat tokoh nasional ini adalah penggagas serangan itu.

“Betul. Di dlm konsiderans ditulis nama HB IX, Soekarno, Hatta, Sudirman sbg penggagas dan penggerak. Peran Soeharto, Nasution, dll ditulis lengkap di Naskah Akademik. Sama dgn naskah Proklamasi 1945, hanya menyebut Soekarno-Hatta dari puluhan founding parents lainnya,” tulis Mahfud dikutip Fajar.co.id, Jumat (4/3/2022).

Anggota Komisi I DPR RI, Fadli Zon pun menilai itu keliru. Politikus Partai Gerindra itu meminta Mahfud untuk tidak membelokkan sejarah.

“Keliru P @mohmahfudmd. Dlm Serangan Umum 1 Maret 1949, Soekarno dan Hatta masih dlm tawanan di Menumbing. Pemerintahan dipimpin PDRI (Pemerintah Darurat RI) dibawah Sjafroeddin Prawiranegara. Tak ada gagasan dari Soekarno n Hatta dlm peristiwa ini. Jangan belokkan sejarah!,” tepis Fadli.

Pemerintah melalui Mahfud MD diketahui angkat bicara terkait polemik Keputusan Presiden RI 2/2022 soal Penegakan Kedaulatan Negara. Dia bilang, nama Soekarno ada dalam serangan 1 Maret 1949 itu.

Dikutip dari laman resmi Sekretariat Kabinet dijelaskan, peristiwa Serangan Umum 1 Maret 1949 yang digagas oleh Sri Sultan Hamengku Buwono IX.

Lalu diperintahkan oleh Panglima Besar Jenderal Soedirman serta disetujui dan digerakkan oleh Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta dan didukung oleh Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, laskar-laskar perjuangan rakyat, dan segenap komponen bangsa Indonesia lainnya, merupakan bagian penting dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia yang mampu menegakkan kembali eksistensi dan kedaulatan Negara Indonesia di dunia internasional serta telah berhasil menyatukan kembali kesadaran dan semangat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. (fajar)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/