alexametrics
27.4 C
Gorontalo
Sunday, May 29, 2022

WADUH! Habib Rizieq Bisa Dipenjara Lagi, Politisi PSI Ini Bongkar Keterlibatan

GORONTALOPOST.ID – Habib Rizieq Shihab berpotensi dipenjara lagi. Pasalnya dia kembali dikaitkan dengan jaringan teroris.

Dilansir dari Pojoksatu.id, yang berani membongkar itu yaitu Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mohamad Guntur Romli.

Dugaan keterlibatan Rizieq Shihab dalam jaringan terorisme terungkap dari keterangan AM saat menjadi saksi kasus terorisme dengan terdakwa mantan Sekretaris Umum FPI, Munarman.

AM mengatakan acara pembaiatan anggota kelompok teroris ISIS di Makassar pada 24 Januari 2015, yang juga dihadiri oleh Munarman, merupakan instruksi dari ceramah Rizieq.

“Untuk menipu publik, acara pembaiatan berkedok acara seminar. Ada tiga pemateri yang datang, salah satunya Munarman,” ucap Guntur Romli di kanal YouTube CokroTV, dikutip Pojoksatu.id pada Jumat (4/2).

Menurut Guntur Romli, dari kesaksian AM diketahui bahwa pembaiatan anggota ISIS di Makassar didasarkan pada instruksi dari ceramah Rizieq pada tanggal 17 Agustus 2014 tentang ISIS.

Rizieq menegaskan lahirnya ISIS karena kezaliman pemerintah, seperti halnya lahirnya FPI.

“Kesaksian itu sangat penting, bisa menjadi bukti baru dugaan keterlibatan Rizieq dengan jaringan terorisme,” kata Guntur.

Ia mengatakan sudah banyak petunjuk sebelumnya terkait dugaan keterlibatan Rizieq dalam jaringan terorisme, baik melalui dokumen maupun ceramah Imam Besar FPI itu.

“Penekanannya pada kalimat saksi AM, “Kami mengikuti dari instruksi beliau dari ceramah tersebut”. Artinya laskar FPI yang terlibat waktu itu memahami secara langsung ada instruksi dari ceramah Rizieq untuk bergabung dengan ISIS,” kata Guntur.

Ia menambahkan, hal ini juga dikuatkan oleh Munarman yang berbaiat kepada ISIS sebagai petinggi dan tokoh penting FPI waktu itu.

“Munarman hadir mengikuti pembaiatan terhadap ISIS. Belakangan Munarman menjadi Sekretarus Umum FPI,” imbuhnya.

Guntut memperlihatkan dokumen tertulis yang disebut Maklumat FPI tentang ISIS tertanggal 11 Syawal 1435 Hijriyah atau 8 Agustus 2014.

Kata dia, Maklumat FPI tentang ISIS itu ditandatangani oleh Muhsin Alatas sebagai Ketum FPI, Ja’far Siddiq sebagai Sekum FPI, dan Rizieq Shihab sebagai Imam Besar FPI.

GORONTALOPOST.ID – Habib Rizieq Shihab berpotensi dipenjara lagi. Pasalnya dia kembali dikaitkan dengan jaringan teroris.

Dilansir dari Pojoksatu.id, yang berani membongkar itu yaitu Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mohamad Guntur Romli.

Dugaan keterlibatan Rizieq Shihab dalam jaringan terorisme terungkap dari keterangan AM saat menjadi saksi kasus terorisme dengan terdakwa mantan Sekretaris Umum FPI, Munarman.

AM mengatakan acara pembaiatan anggota kelompok teroris ISIS di Makassar pada 24 Januari 2015, yang juga dihadiri oleh Munarman, merupakan instruksi dari ceramah Rizieq.

“Untuk menipu publik, acara pembaiatan berkedok acara seminar. Ada tiga pemateri yang datang, salah satunya Munarman,” ucap Guntur Romli di kanal YouTube CokroTV, dikutip Pojoksatu.id pada Jumat (4/2).

Menurut Guntur Romli, dari kesaksian AM diketahui bahwa pembaiatan anggota ISIS di Makassar didasarkan pada instruksi dari ceramah Rizieq pada tanggal 17 Agustus 2014 tentang ISIS.

Rizieq menegaskan lahirnya ISIS karena kezaliman pemerintah, seperti halnya lahirnya FPI.

“Kesaksian itu sangat penting, bisa menjadi bukti baru dugaan keterlibatan Rizieq dengan jaringan terorisme,” kata Guntur.

Ia mengatakan sudah banyak petunjuk sebelumnya terkait dugaan keterlibatan Rizieq dalam jaringan terorisme, baik melalui dokumen maupun ceramah Imam Besar FPI itu.

“Penekanannya pada kalimat saksi AM, “Kami mengikuti dari instruksi beliau dari ceramah tersebut”. Artinya laskar FPI yang terlibat waktu itu memahami secara langsung ada instruksi dari ceramah Rizieq untuk bergabung dengan ISIS,” kata Guntur.

Ia menambahkan, hal ini juga dikuatkan oleh Munarman yang berbaiat kepada ISIS sebagai petinggi dan tokoh penting FPI waktu itu.

“Munarman hadir mengikuti pembaiatan terhadap ISIS. Belakangan Munarman menjadi Sekretarus Umum FPI,” imbuhnya.

Guntut memperlihatkan dokumen tertulis yang disebut Maklumat FPI tentang ISIS tertanggal 11 Syawal 1435 Hijriyah atau 8 Agustus 2014.

Kata dia, Maklumat FPI tentang ISIS itu ditandatangani oleh Muhsin Alatas sebagai Ketum FPI, Ja’far Siddiq sebagai Sekum FPI, dan Rizieq Shihab sebagai Imam Besar FPI.

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/