alexametrics
31 C
Gorontalo
Tuesday, May 17, 2022

NGERI! Kantongi Bukti Aksi Mahasiswa Disusupi Kelompok Pengacau

GORONTALOPOST.ID–Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, aksi unjuk rasa mahasiswa di beberapa daerah diduga telah disusupi oleh kelompok anarko atau pengacau.

Menurut Dedi, kelompok anarko tersebut bukan berasal dari mahasiswa. Mereka sengaja menyusup ke aksi unjuk rasa mahasiswa untuk membuat onar.

“Kalau saya melihat dari beberapa kutipan video yang dikirim dari wilayah yang saat ini juga masih didalami oleh Polda Metro Jaya, kelompok-kelompok anarko masuk ke situ dari identitas bajunya, kemudian kekhasannya dia,” ujar Dedi kepada wartawan, Selasa (12/4).

Karena itu, Dedi mengatakan saat ini Polda Metro Jaya dan Polda lain menangani kasus tersebut. Tidak menutup kemungkinan kelompok anarko ini akan diburu.

“Jadi ini yang masih didalami rekan-rekan Polda Metro Jaya dan juga beberapa wilayah,” katanya.

Dedi menuturkan, sedari awal dirinya bersama dengan petugas kepolisian lainnya agar mahasiwa mewaspadai kelompok anarko tersebut, saat turun ke jalan melakukan aksi. Pasalnya sering kali unjuk rasa disusupi oleh pembuat onar.

“Kita sudah me-warning dan mahasiswa sudah melakukan proteksi dengan cukup baik, tapi dalam setiap demo pada kenyataannya selalu ada yang disusupi orang-orang yang tidak bertanggungjawab, sehingga melakukan tindakan anarkis,” ungkapnya.

Dedi juga mengapresiasi elemen mahasiswa yang menyampaikan aspirasinya dengan santun dan tertib. Dia memastikan, segala tindakan yang dilakukan oleh pihak kepolisian selalu mengedepankan humanis dalam menangani aksi unjuk rasa.

“Dalam mengamankan aksi unjuk rasa tersebut, Polri lebih mengedepankan cara-cara yang lebih humanis, berdialog, dan juga meminimalisir jangan sampai terjadi bentrokan fisik yang mengakibatkan mungkin jatuhnya korban dan kerusakan properti,” tuturnya.(Jawapos)

GORONTALOPOST.ID–Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, aksi unjuk rasa mahasiswa di beberapa daerah diduga telah disusupi oleh kelompok anarko atau pengacau.

Menurut Dedi, kelompok anarko tersebut bukan berasal dari mahasiswa. Mereka sengaja menyusup ke aksi unjuk rasa mahasiswa untuk membuat onar.

“Kalau saya melihat dari beberapa kutipan video yang dikirim dari wilayah yang saat ini juga masih didalami oleh Polda Metro Jaya, kelompok-kelompok anarko masuk ke situ dari identitas bajunya, kemudian kekhasannya dia,” ujar Dedi kepada wartawan, Selasa (12/4).

Karena itu, Dedi mengatakan saat ini Polda Metro Jaya dan Polda lain menangani kasus tersebut. Tidak menutup kemungkinan kelompok anarko ini akan diburu.

“Jadi ini yang masih didalami rekan-rekan Polda Metro Jaya dan juga beberapa wilayah,” katanya.

Dedi menuturkan, sedari awal dirinya bersama dengan petugas kepolisian lainnya agar mahasiwa mewaspadai kelompok anarko tersebut, saat turun ke jalan melakukan aksi. Pasalnya sering kali unjuk rasa disusupi oleh pembuat onar.

“Kita sudah me-warning dan mahasiswa sudah melakukan proteksi dengan cukup baik, tapi dalam setiap demo pada kenyataannya selalu ada yang disusupi orang-orang yang tidak bertanggungjawab, sehingga melakukan tindakan anarkis,” ungkapnya.

Dedi juga mengapresiasi elemen mahasiswa yang menyampaikan aspirasinya dengan santun dan tertib. Dia memastikan, segala tindakan yang dilakukan oleh pihak kepolisian selalu mengedepankan humanis dalam menangani aksi unjuk rasa.

“Dalam mengamankan aksi unjuk rasa tersebut, Polri lebih mengedepankan cara-cara yang lebih humanis, berdialog, dan juga meminimalisir jangan sampai terjadi bentrokan fisik yang mengakibatkan mungkin jatuhnya korban dan kerusakan properti,” tuturnya.(Jawapos)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/