alexametrics
24.5 C
Gorontalo
Thursday, May 19, 2022

Ada 126 Penumpang Satu Pesawat dengan 3 WNA China Probable Omicron

GORONTALOPOST.ID— Juru Bicara Satgas Covid-19 Sulut dr Steaven Dandel MPH membeber, seminggu terakhir pihaknya mendeteksi sebanyak enam pelaku perjalanan internasional yang tiba di Bandara Sam Ratulangi Manado, positif Covid-19. Tiga diantaranya adalah WNA China yang pagi tadi dumumkan Menkes, masuk probable Covid-19 varian Omicron.

Pihaknya kemudian melakukan pemeriksaan lanjutan lagi dengan menggunakan reagen khusus dari Kementerian Kesehatan. “Reagen ini bisa mendeteksi gen S di SARS Cov-2 yang bisa mengindikasikan bahwa sampel dari orang yang positif Covid-19 tersebut probabilitasnya kepada Omicron cukup kuat,” ujarnya, Kamis (16/12).

Lanjut Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulawesi Utara ini, yang harus digarisbawahi juga gen S itu bisa terdapat pada varian yang lain. “Sehingga untuk standar emasnya tetap harus dilaksanankan pemeriksaan whole genome sequencing. Sampel-sampel yang terindikasi ini dikirim ke litbangkes dan kita akan melaksanakan whole genome sequencing di sana. Kita akan urai komponen genetiknya kemudian dibandingkan dengan database yang nanti akan memastikan apa benar tiga yang terdeteksi itu betul varian Omicron atau tidak. Kita sudah kirimkan ke Litbangkes. Pemeriksaannya biasanya 2 minggu tapi karena ini kasus prioritas hasilnya keluar 3-4 hari,” jelasnya.

“Tetapi tidak menunggu hasil tersebut, kita sudah melakukan tindakan antisipatif yang mana keenam orang ini kita sudah bawa isolasi terpusat di RS Lapangan. Ketiga orang ini yang statusnya probable tidak bergejala,” bebernya.

Dia menambahkan, pihaknya kini mentracking 126 kontak erat 3 WNA China itu. “Kontak erat dikarantina, semua teman satu pesawat mereka semuanya dikarantina. Tidak diizinkan untuk melanjutkan perjalanan. Sekalai lagi, tenaga kerja asing hanya transit di Sulut. Mereka akan menuju ke beberapa site proyek strategis nasional. 126 orang ditracking. Semuanya diswab lagi untuk di-whole genome sequencing. Termasuk juga kira akan segera memperluas kemungkinan adanya warga lokal yang sudah kontak,” tandasnya.(tan)

GORONTALOPOST.ID— Juru Bicara Satgas Covid-19 Sulut dr Steaven Dandel MPH membeber, seminggu terakhir pihaknya mendeteksi sebanyak enam pelaku perjalanan internasional yang tiba di Bandara Sam Ratulangi Manado, positif Covid-19. Tiga diantaranya adalah WNA China yang pagi tadi dumumkan Menkes, masuk probable Covid-19 varian Omicron.

Pihaknya kemudian melakukan pemeriksaan lanjutan lagi dengan menggunakan reagen khusus dari Kementerian Kesehatan. “Reagen ini bisa mendeteksi gen S di SARS Cov-2 yang bisa mengindikasikan bahwa sampel dari orang yang positif Covid-19 tersebut probabilitasnya kepada Omicron cukup kuat,” ujarnya, Kamis (16/12).

Lanjut Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulawesi Utara ini, yang harus digarisbawahi juga gen S itu bisa terdapat pada varian yang lain. “Sehingga untuk standar emasnya tetap harus dilaksanankan pemeriksaan whole genome sequencing. Sampel-sampel yang terindikasi ini dikirim ke litbangkes dan kita akan melaksanakan whole genome sequencing di sana. Kita akan urai komponen genetiknya kemudian dibandingkan dengan database yang nanti akan memastikan apa benar tiga yang terdeteksi itu betul varian Omicron atau tidak. Kita sudah kirimkan ke Litbangkes. Pemeriksaannya biasanya 2 minggu tapi karena ini kasus prioritas hasilnya keluar 3-4 hari,” jelasnya.

“Tetapi tidak menunggu hasil tersebut, kita sudah melakukan tindakan antisipatif yang mana keenam orang ini kita sudah bawa isolasi terpusat di RS Lapangan. Ketiga orang ini yang statusnya probable tidak bergejala,” bebernya.

Dia menambahkan, pihaknya kini mentracking 126 kontak erat 3 WNA China itu. “Kontak erat dikarantina, semua teman satu pesawat mereka semuanya dikarantina. Tidak diizinkan untuk melanjutkan perjalanan. Sekalai lagi, tenaga kerja asing hanya transit di Sulut. Mereka akan menuju ke beberapa site proyek strategis nasional. 126 orang ditracking. Semuanya diswab lagi untuk di-whole genome sequencing. Termasuk juga kira akan segera memperluas kemungkinan adanya warga lokal yang sudah kontak,” tandasnya.(tan)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/