alexametrics
24 C
Gorontalo
Sunday, May 29, 2022

TERUNGKAP! Tentara Elit, Anak Buah KSAD Dudung Dibunuh, Diduga Pelaku 8 Preman

GORONTALOPOST.ID – Anggota Batalyon Infanteri Raider 303/Setia Sampai Mati, Pratu Sahdi (22) tewas dikeroyok sejumlah preman di kawasan Taman Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu, 16 Januari 2022. Anak Buah KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman ini meninggal dunia akibat dua tusukan senjata tajam.

 

Polisi pun bergerak cepat dan menangkap sejumlah pelaku. Berdasarkan penyelidikan, pasukan elite TNI AD ini meninggal diduga akibat dikeroyok delapan orang preman. Dari delapan orang sebanyak enam orang telah ditetapkan sebagai tersangka.

 

Ditkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat mengatakan, berdasarkan saksi dan alat bukti sejumlah dokumentasi, diduga pelaku pengeroyokan ada sebanyak 8 orang. Sebanyak empat orang telah ditangkap enam di antaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka.

 

“Tersangkanya berdasarkan keterangan saksi dimungkinkan ada 8. Tetapi kalau 4 orang, tiga itu sudah tersangka dan satu orang pendalaman,” beber Ade Hidayat, Selasa (118/1/2022).

 

Selain empat orang yang telah ditangkap, polisi masih melakukan pengejaran terhadap 3 orang. Tiga orang tersebut telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

 

“Kemudian masih ada yang belum tertangkap kepadanya sudah ditetapkan sebagai tersangka, statusnya adalah masuk ke DPO,” jelasnya.

GORONTALOPOST.ID – Anggota Batalyon Infanteri Raider 303/Setia Sampai Mati, Pratu Sahdi (22) tewas dikeroyok sejumlah preman di kawasan Taman Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu, 16 Januari 2022. Anak Buah KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman ini meninggal dunia akibat dua tusukan senjata tajam.

 

Polisi pun bergerak cepat dan menangkap sejumlah pelaku. Berdasarkan penyelidikan, pasukan elite TNI AD ini meninggal diduga akibat dikeroyok delapan orang preman. Dari delapan orang sebanyak enam orang telah ditetapkan sebagai tersangka.

 

Ditkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat mengatakan, berdasarkan saksi dan alat bukti sejumlah dokumentasi, diduga pelaku pengeroyokan ada sebanyak 8 orang. Sebanyak empat orang telah ditangkap enam di antaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka.

 

“Tersangkanya berdasarkan keterangan saksi dimungkinkan ada 8. Tetapi kalau 4 orang, tiga itu sudah tersangka dan satu orang pendalaman,” beber Ade Hidayat, Selasa (118/1/2022).

 

Selain empat orang yang telah ditangkap, polisi masih melakukan pengejaran terhadap 3 orang. Tiga orang tersebut telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

 

“Kemudian masih ada yang belum tertangkap kepadanya sudah ditetapkan sebagai tersangka, statusnya adalah masuk ke DPO,” jelasnya.

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/