alexametrics
24.5 C
Gorontalo
Thursday, May 19, 2022

Kapolri Jangan Terlambat Tangkap Habib Bahar, Prajurit TNI Marah

GORONTALOPOST.ID – Ceramah Habib Bahar Smith dianggap telah menghina KSAD Jenderal Dudung Abdurachman. Ulah Bahar Smith itu ujung-ujungnya memicu kemarahan prajurit TNI yang tak terima dan meluapkan amarahnya.

 

Video pria mengenakan pakaian TNI yang meluapkan kemarahan kepada Bahar Smith itu banyak beredar di media sosial. Salah satunya seperti diunggah pemilik akun Twitter @ChaChaQer, Minggu (19/12/2021). “Semakin banyak prajurit TNI meluapkan kemarahan mereka ke Bahar Smith,” tulis akun tersebut, dikutip PojokSatu.id.

 

Karena itu, ia meminta Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo agar secepatnya menangkap Bahar Smith. Kalau tidak, maka sangat mungkin akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. “Jika pak Kapolri @DivHumas_Polri tidak tanggap maka bisa saja akan trjadi tindakan yang tidak diharapkan,” ingatnya.

 

Dalam kondisi demikian, sangat dimungkinan akan memicu kekacauan di masyarakat lantaran Bahar Smith sudah memicu kemarahan prajurit TNI. Pemilik akun @ChaChaQer pun mengingatkan peristiwa Cebongan, Sleman, DIY.

 

Dimana 12 anggota Kopassus mendatangi Lapas Cebongan untuk mencari preman pelaku pengeroyokan yang membunuh rekan mereka sesama anggota Kopassus, Sersan Satu Heru Santosa. Di lapas itu, anggota Kopassus tersebut langsung mengesekusi preman yang membunuh Sersan Satu Heri Santosa.

 

Yang mengerikan, preman pembunuh Sertu Heri Santosa itu dieksekusi langsung dengan senapan paras panjang dan disaksikan seluruh tahanan, narapidana dan petugas lapas. Usai mengeksekusi preman pembunuh rekan mereka, 12 anggota Kopassus itu menyuruh seluruh tahanan dan narapidana bertepuk tangan. “Pernah ingat Kasus Cebongan? teman mereka prajurit dibunuh preman kan,” tulis @ChaChaQer.

GORONTALOPOST.ID – Ceramah Habib Bahar Smith dianggap telah menghina KSAD Jenderal Dudung Abdurachman. Ulah Bahar Smith itu ujung-ujungnya memicu kemarahan prajurit TNI yang tak terima dan meluapkan amarahnya.

 

Video pria mengenakan pakaian TNI yang meluapkan kemarahan kepada Bahar Smith itu banyak beredar di media sosial. Salah satunya seperti diunggah pemilik akun Twitter @ChaChaQer, Minggu (19/12/2021). “Semakin banyak prajurit TNI meluapkan kemarahan mereka ke Bahar Smith,” tulis akun tersebut, dikutip PojokSatu.id.

 

Karena itu, ia meminta Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo agar secepatnya menangkap Bahar Smith. Kalau tidak, maka sangat mungkin akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. “Jika pak Kapolri @DivHumas_Polri tidak tanggap maka bisa saja akan trjadi tindakan yang tidak diharapkan,” ingatnya.

 

Dalam kondisi demikian, sangat dimungkinan akan memicu kekacauan di masyarakat lantaran Bahar Smith sudah memicu kemarahan prajurit TNI. Pemilik akun @ChaChaQer pun mengingatkan peristiwa Cebongan, Sleman, DIY.

 

Dimana 12 anggota Kopassus mendatangi Lapas Cebongan untuk mencari preman pelaku pengeroyokan yang membunuh rekan mereka sesama anggota Kopassus, Sersan Satu Heru Santosa. Di lapas itu, anggota Kopassus tersebut langsung mengesekusi preman yang membunuh Sersan Satu Heri Santosa.

 

Yang mengerikan, preman pembunuh Sertu Heri Santosa itu dieksekusi langsung dengan senapan paras panjang dan disaksikan seluruh tahanan, narapidana dan petugas lapas. Usai mengeksekusi preman pembunuh rekan mereka, 12 anggota Kopassus itu menyuruh seluruh tahanan dan narapidana bertepuk tangan. “Pernah ingat Kasus Cebongan? teman mereka prajurit dibunuh preman kan,” tulis @ChaChaQer.

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/