alexametrics
30.8 C
Gorontalo
Thursday, May 26, 2022

Disaksikan Tentara dan Polisi, Viral Video Warga Persekusi Ibadah Kelahiran…

GORONTALOPOST.ID – Sebuah video yang memperlihatkan adanya sejumlah warga diduga larang pelaksanaan ibadah Natal di sebuah gereja, viral di media sosial. Video warga larang ibadah Natal, Kelahiran Tuhan Yesus Kristus, tersebut viral usai diunggah pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda lewat unggahannya di Instagram, seperti dilihat pada Senin 27 Desember 2021.

 

Dalam narasi unggahannya, Permadi Arya menyebut bahwa peristiwa persekusi ibadah Natal dalam video itu terjadi di Gereja GPI Tulang Bawang Lampung. “Infonya ini persekusi ibadah natal di gereja GPI Tulang Bawang Lampung,” tulis Permadi Arya. Ia pun mencoba menganalisa video itu.

 

Menurutnya, video tersebut memperlihatkan adanya oknum warga yang berusaha menghentikan ibadah Natal. Permadi Arya pun mengaku sudah melaporkan peristiwa dalam video itu ke staf khusus (Stafsus) Kementerian Agama RI. Menurut Permadi, Stafsus Kemenag RI membutuhkan informasi lengkap dari masyarakat terkait kronologi aksi oknum warga larang ibadah Natal di gereja tersebut seperti yang terlihat dalam video.

 

“Analisa video sepertinya ada oknum warga coba hentikan misa natal. saya sudah lapor ke stafsus kemenag_ri ndan bib kangzaman, beliau butuh kronologi lengkap: kapan & dimana lokasi pastinya agar kemenag bisa tindak lanjuti. jadi kalo ada yang tau, mohon info terima kasih,” tuturnya. Dilihat dari video itu, tampak awalnya seorang oknum warga yang mengenakan peci dan kaos putih meminta kepada pihak perekam video tersebut untuk menghentikan rekaman videonya itu.

 

“Ini kan lagi dibahas pak, bukan kami (larang) bapak sembahyang. Matiin dulu (kamera), matiin dulu,” ujar oknum warga itu ke perekam video. Menanggapi dirinya dilarang merekam, wanita sang perekam video itu pun balik memprotes aksi oknum warga tersebut yang melarangnya merayakan ibadah Natal. “Kami beribadah Natal. Natal seluruh dunia. Kami merayakan Natal, seharusnya kami bersuka cita,” kata wanita itu.

 

Sang perekam video beserta orang-orang yang merayakan ibadah Misa itu juga merasa malu ke tetangga mereka gegara aksi yang dilakukan si oknum warga yang telah mengganggu dan larang mereka merayakan ibadah Natal tersebut. “Malu pak, malu dilihat tetangga. Kami merayakan Natal tapi bapak mengganggu kami. Kami merayakan Natal sekali setahun,” ujarnya.

GORONTALOPOST.ID – Sebuah video yang memperlihatkan adanya sejumlah warga diduga larang pelaksanaan ibadah Natal di sebuah gereja, viral di media sosial. Video warga larang ibadah Natal, Kelahiran Tuhan Yesus Kristus, tersebut viral usai diunggah pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda lewat unggahannya di Instagram, seperti dilihat pada Senin 27 Desember 2021.

 

Dalam narasi unggahannya, Permadi Arya menyebut bahwa peristiwa persekusi ibadah Natal dalam video itu terjadi di Gereja GPI Tulang Bawang Lampung. “Infonya ini persekusi ibadah natal di gereja GPI Tulang Bawang Lampung,” tulis Permadi Arya. Ia pun mencoba menganalisa video itu.

 

Menurutnya, video tersebut memperlihatkan adanya oknum warga yang berusaha menghentikan ibadah Natal. Permadi Arya pun mengaku sudah melaporkan peristiwa dalam video itu ke staf khusus (Stafsus) Kementerian Agama RI. Menurut Permadi, Stafsus Kemenag RI membutuhkan informasi lengkap dari masyarakat terkait kronologi aksi oknum warga larang ibadah Natal di gereja tersebut seperti yang terlihat dalam video.

 

“Analisa video sepertinya ada oknum warga coba hentikan misa natal. saya sudah lapor ke stafsus kemenag_ri ndan bib kangzaman, beliau butuh kronologi lengkap: kapan & dimana lokasi pastinya agar kemenag bisa tindak lanjuti. jadi kalo ada yang tau, mohon info terima kasih,” tuturnya. Dilihat dari video itu, tampak awalnya seorang oknum warga yang mengenakan peci dan kaos putih meminta kepada pihak perekam video tersebut untuk menghentikan rekaman videonya itu.

 

“Ini kan lagi dibahas pak, bukan kami (larang) bapak sembahyang. Matiin dulu (kamera), matiin dulu,” ujar oknum warga itu ke perekam video. Menanggapi dirinya dilarang merekam, wanita sang perekam video itu pun balik memprotes aksi oknum warga tersebut yang melarangnya merayakan ibadah Natal. “Kami beribadah Natal. Natal seluruh dunia. Kami merayakan Natal, seharusnya kami bersuka cita,” kata wanita itu.

 

Sang perekam video beserta orang-orang yang merayakan ibadah Misa itu juga merasa malu ke tetangga mereka gegara aksi yang dilakukan si oknum warga yang telah mengganggu dan larang mereka merayakan ibadah Natal tersebut. “Malu pak, malu dilihat tetangga. Kami merayakan Natal tapi bapak mengganggu kami. Kami merayakan Natal sekali setahun,” ujarnya.

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/