alexametrics
27.1 C
Gorontalo
Sunday, May 29, 2022

Hasil Survei, Masyarakat Lebih Percaya TNI dan Polisi Dibanding KPK

GORONTALOPOST.ID–Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo terus dibuktikan dari berbagai hasil survei.

Setelah sebelumnya Indikator Politik Indonesia dan Charta Politika, kali ini dari survei dari Politica Research and Consulting (PRC) dan Parameter Politik Indonesia (PPI). Hasilnya cukup tinggi, tingkat kepercayaan publik terhadap Polri disebut mencapai 67,8 persen.

Survei yang dilakukan PRC dan PPI itu dilakukan pada 12 November sampai 4 Desember 2021. Hasil yang dicapai Polri memang di bawah institusi TNI yang tingkat kepercayaan publiknya mencapai 75,4 persen. Polri yang berada di urutan kedua, unggul tingkat kepercayaannya dibanding Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mendapat skor 60,4 persen.

Di urutan empat ada Mahkamah Agung (MA) dengan tingkat kepercayaan mencapai 51,9 persen. Kemudian Mahkamah Konstitusi (MK) 51 ,9 persen, Kejaksaan Agung 50,4 persen, DPD 47,7 persen dan MPR 47,4 persen.

Dari survei PRC dan PPI, DPR berada di posisi paling terakhir dengan tingkat kepuasan atau kepercayaan publik paling rendah karena skornya hanya 44,1 persen.

“Yang berbeda, Polri bisa mendahului peringkat KPK,” kata Direkrut Eksekutif PRC Rio Prayogo, Senin (27/12). Menurutnya, posisi TNI sebagai instituti dengan tingkat kepercayaan publik tertinggi memang sulit dikalahkan. Sebab, dari sruvei sebelumnya, TNI selalu diberi kepercayaan paling tinggi oleh masyarakat.

Survei PRC dan PPI melibatkan 1.600 responden dengan usia minimal 17 tahun yang tersebar secara proporsional di 34 provinsi. Proses wawancara dilakukan secara tatap muka. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode multistage random sampling.

Seperti diberitakan sebelumnya, Charta Politika merilis survei tingkat kepercayaan terhadap lembaga tinggi negara. Hasilnya, kepercayaan kepada presiden paling tinggi, diikuti TNI, dan Polri.

Survei itu dilakukan selama 29 November-6 Desember 2021. Total responden sebanyak 1.200 usia 17 tahun ke atas atau memenuhi syarat pemilihan. Survei ini dilakukan metode wawancara tatap muka dan margin of error sekitar +-2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya mengatakan kepercayaan tertinggi adalah kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Nomor dua diikuti TNI.

Posisi ketiga adalah institusi Polri. Yunarto menyebut pada posisi keempat adalah kepercayaan terhadap KPK. “Ketiga ada Polri dengan angka 66,8 persen. Kemudian diikuti KPK,” katanya.

Sedangkan versi Indikator Politik Indonesia, kepercayaan masyarakat terhadap Polri selama dipimpin Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyentuh 80,2 persen. Hasil survei itu tertinggi sepanjang sejarah survei opini publik dalam satu dekade terakhir.(Jawapos)

GORONTALOPOST.ID–Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo terus dibuktikan dari berbagai hasil survei.

Setelah sebelumnya Indikator Politik Indonesia dan Charta Politika, kali ini dari survei dari Politica Research and Consulting (PRC) dan Parameter Politik Indonesia (PPI). Hasilnya cukup tinggi, tingkat kepercayaan publik terhadap Polri disebut mencapai 67,8 persen.

Survei yang dilakukan PRC dan PPI itu dilakukan pada 12 November sampai 4 Desember 2021. Hasil yang dicapai Polri memang di bawah institusi TNI yang tingkat kepercayaan publiknya mencapai 75,4 persen. Polri yang berada di urutan kedua, unggul tingkat kepercayaannya dibanding Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mendapat skor 60,4 persen.

Di urutan empat ada Mahkamah Agung (MA) dengan tingkat kepercayaan mencapai 51,9 persen. Kemudian Mahkamah Konstitusi (MK) 51 ,9 persen, Kejaksaan Agung 50,4 persen, DPD 47,7 persen dan MPR 47,4 persen.

Dari survei PRC dan PPI, DPR berada di posisi paling terakhir dengan tingkat kepuasan atau kepercayaan publik paling rendah karena skornya hanya 44,1 persen.

“Yang berbeda, Polri bisa mendahului peringkat KPK,” kata Direkrut Eksekutif PRC Rio Prayogo, Senin (27/12). Menurutnya, posisi TNI sebagai instituti dengan tingkat kepercayaan publik tertinggi memang sulit dikalahkan. Sebab, dari sruvei sebelumnya, TNI selalu diberi kepercayaan paling tinggi oleh masyarakat.

Survei PRC dan PPI melibatkan 1.600 responden dengan usia minimal 17 tahun yang tersebar secara proporsional di 34 provinsi. Proses wawancara dilakukan secara tatap muka. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode multistage random sampling.

Seperti diberitakan sebelumnya, Charta Politika merilis survei tingkat kepercayaan terhadap lembaga tinggi negara. Hasilnya, kepercayaan kepada presiden paling tinggi, diikuti TNI, dan Polri.

Survei itu dilakukan selama 29 November-6 Desember 2021. Total responden sebanyak 1.200 usia 17 tahun ke atas atau memenuhi syarat pemilihan. Survei ini dilakukan metode wawancara tatap muka dan margin of error sekitar +-2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya mengatakan kepercayaan tertinggi adalah kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Nomor dua diikuti TNI.

Posisi ketiga adalah institusi Polri. Yunarto menyebut pada posisi keempat adalah kepercayaan terhadap KPK. “Ketiga ada Polri dengan angka 66,8 persen. Kemudian diikuti KPK,” katanya.

Sedangkan versi Indikator Politik Indonesia, kepercayaan masyarakat terhadap Polri selama dipimpin Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyentuh 80,2 persen. Hasil survei itu tertinggi sepanjang sejarah survei opini publik dalam satu dekade terakhir.(Jawapos)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/