alexametrics
29.8 C
Gorontalo
Monday, May 23, 2022

MAKIN PANAS! Tagar ‘Tangkap Nicho Silalahi’ Menggema, Suku Dayak ke Silalahi…

GORONTALOPOST.ID – Nama Aktivis Nicho Silalahi menjadi perbincangan publik di media sosial.

Dilansir dari Seputartangsel/Pikiran Rakyat, bahkan muncul tagar ‘Tangkap Nicho Silalahi’ yang menjadi trending di Twitter sejak Jumat, 28 Januari 2022 pagi.

Tagar ‘Tangkap Nicho Silalahi’ itu muncul akibat cuitan sang aktivis yang menyebut ‘perempuan dijual ke China untuk dijadikan budak seks’.

Nicho Silalahi diketahui mencuitkan kritiknya mengenai deforestasi yang terjadi di sebuah wilayah tanpa menyebutkan lokasinya. Tapi arahnya ke Kalimantan karena menyebut ‘tempat jin buang anak’ yang lagi viral.

Melalui cuitan di akun Twitter @Nicho_Silalahi pada Kamis, 27 Januari 2022, Nicho Silalahi menyesalkan sikap masyarakat yang hanya diam ketika hutan ditebang, dilanda banjir, perempuan dijual ke China untuk dijadikan budak seks, dan anak-anak mati tenggelam di bekas galian tambang.

“Saat Hutan ditebang, banjir merendam rumah warga ± sebulan, perempuannya dijual ke China untuk dijadikan budak seks, anak² pada mati tenggelam di bekas galian tambang kalian pada diam,” kata Nicho Silalahi.

Kemudian, aktivis itu mengungkapkan saat ada orang yang mengatakan ‘tempat jin buang anak’, masyarakat tersebut justru melakukan demonstrasi.

Dengan nada menyindir, Nicho Silalahi mempertanyakan identitas masyarakat tersebut.

GORONTALOPOST.ID – Nama Aktivis Nicho Silalahi menjadi perbincangan publik di media sosial.

Dilansir dari Seputartangsel/Pikiran Rakyat, bahkan muncul tagar ‘Tangkap Nicho Silalahi’ yang menjadi trending di Twitter sejak Jumat, 28 Januari 2022 pagi.

Tagar ‘Tangkap Nicho Silalahi’ itu muncul akibat cuitan sang aktivis yang menyebut ‘perempuan dijual ke China untuk dijadikan budak seks’.

Nicho Silalahi diketahui mencuitkan kritiknya mengenai deforestasi yang terjadi di sebuah wilayah tanpa menyebutkan lokasinya. Tapi arahnya ke Kalimantan karena menyebut ‘tempat jin buang anak’ yang lagi viral.

Melalui cuitan di akun Twitter @Nicho_Silalahi pada Kamis, 27 Januari 2022, Nicho Silalahi menyesalkan sikap masyarakat yang hanya diam ketika hutan ditebang, dilanda banjir, perempuan dijual ke China untuk dijadikan budak seks, dan anak-anak mati tenggelam di bekas galian tambang.

“Saat Hutan ditebang, banjir merendam rumah warga ± sebulan, perempuannya dijual ke China untuk dijadikan budak seks, anak² pada mati tenggelam di bekas galian tambang kalian pada diam,” kata Nicho Silalahi.

Kemudian, aktivis itu mengungkapkan saat ada orang yang mengatakan ‘tempat jin buang anak’, masyarakat tersebut justru melakukan demonstrasi.

Dengan nada menyindir, Nicho Silalahi mempertanyakan identitas masyarakat tersebut.

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/