alexametrics
24.1 C
Gorontalo
Saturday, May 21, 2022

Buang Jenazah Sejoli ke Sungai, Puspom Buru Motif Tiga Anggota TNI AD, Ini…

GORONTALOPOST.ID – Danpuspom AD Letjen Chandra Warsenanto Sukotjo mengatakan, tiga oknum TNI yang membuang jenazah sejoli ke sungai saat ini sudah ada di Markas Puspom AD, Gambir.

 

“Saat ini (kasusnya) sudah dipusatkan di Puspom AD,” ungkap Letjen Chandra usia menemui keluarga korban, di Kabupaten Garut, Senin (27/12/2021).

 

Ia juga memastikan bahwa ketiga oknum TNI AD itu sudah ditahan setelah sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka.

 

Saat ini, ketiganya juga sudah mulai diperiksa oleh penyidik yang ditargetkan pemberkasan perkasa bisa tuntas dalam sepekan.

 

Kendati demikian, pihaknya masih belum bisa memastikan motif ketiga oknum TNI AD itu membuang jenazah sejoli yang mengalami kecelakaan di Nagreg. “Kalau mengenai motivasi, ini sedang diungkap oleh para penyidik,” terangnya.

 

Mantan Deputi Bidang Luar Negeri BIN itu menjelaskan, berdasarkan penyidikan, mobil yang digunakan adalah milik Kolonel Priyanto. Namun ia dibantu Kopda Andreas Dwi Atmoko dan Kopda Ahmad Sholeh.

GORONTALOPOST.ID – Danpuspom AD Letjen Chandra Warsenanto Sukotjo mengatakan, tiga oknum TNI yang membuang jenazah sejoli ke sungai saat ini sudah ada di Markas Puspom AD, Gambir.

 

“Saat ini (kasusnya) sudah dipusatkan di Puspom AD,” ungkap Letjen Chandra usia menemui keluarga korban, di Kabupaten Garut, Senin (27/12/2021).

 

Ia juga memastikan bahwa ketiga oknum TNI AD itu sudah ditahan setelah sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka.

 

Saat ini, ketiganya juga sudah mulai diperiksa oleh penyidik yang ditargetkan pemberkasan perkasa bisa tuntas dalam sepekan.

 

Kendati demikian, pihaknya masih belum bisa memastikan motif ketiga oknum TNI AD itu membuang jenazah sejoli yang mengalami kecelakaan di Nagreg. “Kalau mengenai motivasi, ini sedang diungkap oleh para penyidik,” terangnya.

 

Mantan Deputi Bidang Luar Negeri BIN itu menjelaskan, berdasarkan penyidikan, mobil yang digunakan adalah milik Kolonel Priyanto. Namun ia dibantu Kopda Andreas Dwi Atmoko dan Kopda Ahmad Sholeh.

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/