Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Polisi Gorontalo Luka Robek di Perut Ditebas Parang Saat Lerai Warga Mengamuk

A
Penulis: Azis Manansang❯

 


Advertisement

Anggota polisi saat menjalni perawatan intensif di RS.(Istimewa)
Anggota polisi saat menjalni perawatan intensif di RS.(Istimewa)


Gorontalopost.id,    GORONTALO – Anggota Polisi yang bertugas di Polresta Gorontalo Kota mengalami luka robek di perut dan jari tanganya saat melerai warga mengamuk, Jumat malam (08/09/2023).

Dari informasi yang dihimpun, penganiyaan terjadi saat Bripka Ariyanto Antuke yang bertugas di SPKT mendapatkan informasi dari masyarakat ada salah seorang warga yang sedang mengamuk.

Usai menerima laporan tersebut Ariyanto bergegas menuju lokasi kejadian untuk mengamankan masyarakat tersebut.

Yakni di Jl. Jend. Sudirman, Kelurahan Wumialo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo, di lorong RRI lama.

Namun naas setibanya di lokasi Ariyanto yang berniat melerai warga malah mendapat serangan dari pelaku dengan menggunakan senjata tajam.

Akibatnya korban mengalami luka robek di jari sebelah kanan, luka robek di tangan dan kiri serta luka robek di bagian perut sebelah kanan.

Kuat dugaan luka yang di alami Korban akibat tebasan Senjata Tajam.

Akibat kejadian ini menjalani perawatan intensif sementara pelaku masih dalam tahap pencarian oleh pihak kepolisian. (Mae/hms-pol).

 

Advertisement

Artikel Terkait

Buntut Bentrok Saat Demo di DPRD Gorontalo, Empat Polisi Diperiksa dan   Terancam Dipindahkan

Buntut Bentrok Saat Demo di DPRD Gorontalo, Empat Polisi Diperiksa dan Terancam Dipindahkan

Menekankan setiap pengamanan demonstrasi wajib dilaksanakan berdasarkan standar operasional prosedur, dengan mengutamakan profesionalitas

Berawal dari Informasi Intelijen, Persembunyian Terduga Pelaku Pecah Kaca   Mobil di Gorontalo Terbo

Berawal dari Informasi Intelijen, Persembunyian Terduga Pelaku Pecah Kaca Mobil di Gorontalo Terbo

Keberadaannya terendus setelah polisi memperoleh informasi intelijen yang mengarah pada dugaan persembunyiannya di wilayah hukum Polresta

Menangis Usai Bimbingan Skripsi, Dua Mahasiswi UIN Gorontalo Laporkan Oknum Dosen ke Polisi

Menangis Usai Bimbingan Skripsi, Dua Mahasiswi UIN Gorontalo Laporkan Oknum Dosen ke Polisi

Peristiwa itu disebut terjadi di ruangan jurusan di lingkungan kampus saat kedua korban menjalani bimbingan skripsi dengan seorang dosen

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer