Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dana Proyek Rp 6,7 M Diduga Menyimpang, SPPBE di Boalemo Terbengkalai, Dirut Kontraktor Ditahan

A
Penulis: Azis Manansang❯
Polres Boalemo menggelar konferensi pers dipimpin Kapolres yang didampingi Kasat Reskrim Polres Boalemo, Iptu Nurwahid Kiay Demak.(F:Hms-Pol)
Polres Boalemo menggelar konferensi pers dipimpin Kapolres yang didampingi Kasat Reskrim Polres Boalemo, Iptu Nurwahid Kiay Demak.(F:Hms-Pol)

Advertisement

Gorontalopost, TILAMUTA – Harapan PT Bumi Panua menyelesaikan pembangunan Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) di Desa Tapadaa, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo, justru berujung persoalan hukum. 

Proyek dengan nilai kontrak Rp14 miliar itu kini menjadi objek penyidikan dugaan penggelapan setelah pembangunan tak kunjung tuntas. 

Advertisement

Direktur Utama PT Sherpa Nadya Sejahtera, Darmha Yudi, bahkan telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh Polres Boalemo.

Kasat Reskrim Polres Boalemo, Iptu Nurwahid Kiay Demak, menjelaskan bahwa penetapan tersangka dilakukan pada 2 November 2026 melalui gelar perkara dengan didukung sekurang-kurangnya dua alat bukti yang sah. 

Pengungkapan perkara tersebut disampaikan dalam konferensi pers di hadapan awak media, Selasa (3/11/2026), yang turut dihadiri Wakapolres Boalemo, Kompol Afandi Nurkamiden. 

Advertisement

Polisi menyebut perkara ini bermula dari kontrak pekerjaan pembangunan SPPBE antara PT Bumi Panua dan PT Sherpa Nadya Sejahtera pada 19 November 2019.

Dalam kontrak tersebut, PT Bumi Panua mempercayakan pekerjaan kepada perusahaan yang dipimpin Darmha Yudi dengan nilai Rp14 miliar. 

Secara bertahap, dana Rp 6,7 miliar telah diserahkan kepada tersangka dan/atau perusahaannya. 

Namun, penyidik menduga sebagian uang tersebut tidak dipergunakan sebagaimana mestinya untuk menyelesaikan pembangunan. 

Akibatnya, proyek mengalami kemacetan hingga terbengkalai. Menurut Nurwahid, persoalan juga ditemukan pada laporan progres pekerjaan yang memuat sejumlah peralatan, 

Advertisement

Artikel Terkait

Pengungkapan 75 Kg Sabu hingga Pengamanan Demonstrasi Jakarta, Laode Aries Kini Wakapolda Gorontalo

Pengungkapan 75 Kg Sabu hingga Pengamanan Demonstrasi Jakarta, Laode Aries Kini Wakapolda Gorontalo

Sebelum dipercaya mengisi jabatan Wakapolda, Laode Aries menjabat Karo Ops Polda Metro Jaya sejak pertengahan 2026

 Tak Ingin Hak Anak Yatim Piatu Terabaikan, Kejari Bone Bolango Turun Tangan   Lewat JAKSA AYU

Tak Ingin Hak Anak Yatim Piatu Terabaikan, Kejari Bone Bolango Turun Tangan Lewat JAKSA AYU

Pendampingan Jaksa Pengacara Negara diharapkan mampu memberikan perlindungan keperdataan, memperlancar urusan administrasi

Dua Desa Kabupaten Gorontalo Bersinar di Tingkat Provinsi, Teratai Raih Juara I   dan Tabumela Juara

Dua Desa Kabupaten Gorontalo Bersinar di Tingkat Provinsi, Teratai Raih Juara I dan Tabumela Juara

Bagi Kabupaten Gorontalo, prestasi Desa Teratai dan Tabumela menjadi capaian yang diharapkan mendorong desa lainnya meningkatkan prestasi

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer