Gorontalopost, PAGUYAMAN - Harapan warga Desa Tangkobu untuk mendapatkan kepastian atas lahan yang disengketakan.
Kembali mencuat setelah Komisi I dan II DPRD Boalemo turun langsung meninjau lokasi bersama BPN.
Kepala Desa Tangkobu, Nirwan Lapinji, menyebut langkah tersebut sebagai bentuk perhatian nyata terhadap keresahan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa aspirasi warga membutuhkan tindak lanjut yang konkret, bukan sekadar janji.
Menurut Nirwan, keterlibatan DPRD merupakan dorongan besar agar persoalan yang menahun ini segera mendapat jalan keluar.
“Kami menunggu hasil nyata. Mudah-mudahan ada solusi yang benar-benar berpihak pada masyarakat,” tuturnya.
Kegiatan peninjauan turut melibatkan pihak perusahaan PG, serta pemerintah kecamatan dan desa.
Dengan pola kerja kolaboratif ini, setiap pihak dapat melihat kondisi lapangan secara langsung dan memahami klaim masing-masing.
Hal ini dinilai penting untuk menghindari kesalahpahaman di kemudian hari.
Nirwan mengatakan bahwa DPRD telah memberikan sinyal akan menggelar rapat dengar pendapat lanjutan dengan menghadirkan semua pihak terkait.
RDP tersebut akan menjadi forum klarifikasi mengenai status lahan, termasuk tudingan adanya area yang dicaplok perusahaan.
“Melalui dialog terbuka, kami percaya masalah bisa diselesaikan lebih objektif,” jelasnya.
Sementara itu, BPN juga menyatakan kesiapannya meninjau ulang batas-batas lahan melalui peta dan titik koordinat.
Respons cepat ini menjadi angin segar bagi warga yang selama ini menuntut kepastian hukum atas tanah mereka.(Hen).
Editor : Azis Manansang