Target Kembali Berprestasi, Bone Bolango Genjot Transaksi Nontunai dan Integrasi Pajak Daerah

Gorontalopost, SUWAWA – Penggunaan transaksi digital di Kabupaten Bone Bolango memasuki tahap penguatan.
Pemerintah daerah tidak hanya ingin mempertahankan penerapan elektronifikasi keuangan, tetapi juga memperluas pemanfaatannya hingga ke pelaku usaha dan masyarakat melalui pembayaran nontunai serta integrasi layanan pajak.
Langkah tersebut dibahas Sekretaris Daerah Bone Bolango, Iwan Mustapa, saat menerima audiensi Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo, M. Andi Destriyan, bersama jajaran di Ruang Rapat Sekda, Jumat (23/10/2026).
Baca Juga: Terungkap dari Laporan Warga, 100 Karung Batu Hitam Diangkut Truk di Bone Bolango
Evaluasi bersama ini diarahkan untuk memperkuat penerapan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) agar berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata.
Dalam pertemuan itu, Iwan menekankan bahwa digitalisasi harus menjadi bagian dari sistem kerja pemerintah daerah, terutama dalam pengelolaan penerimaan dan pengeluaran keuangan.
Ia juga mendorong organisasi perangkat daerah untuk konsisten menerapkan transaksi elektronik serta mengajak masyarakat dan pelaku usaha semakin terbiasa menggunakan QRIS sebagai alternatif pembayaran nontunai.
Upaya tersebut diperkuat melalui pengembangan New Klik PAD, inovasi yang disiapkan Kepala Badan Keuangan dan Pendapatan Daerah, Abdul Halim Katilie.
Melalui satu aplikasi terintegrasi, masyarakat diharapkan dapat mengakses pembayaran sejumlah kewajiban daerah, termasuk PBB, Pajak Air Tanah, BPHTB, pajak restoran, pajak hotel, dan pajak parkir.
Kehadiran layanan ini ditujukan untuk menyederhanakan proses pembayaran sekaligus memperluas akses terhadap kanal transaksi digital.
Bone Bolango sendiri pernah mencatat capaian sebagai salah satu daerah terbaik dalam penerapan elektronifikasi transaksi nontunai pada 2023.



