Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemprov Gorontalo Evaluasi Program Penanganan COVID-19

A
Penulis: Administrator❯
Wagub Gorontalo H. Idris Rahim (kanan) berbincang dengan pemilik lahan HGU, Helena Ngabito, yang akan menjadi lokasi pembangunan Secaba saat meninjau lokasi lahan tersebut di Desa Tabongo Barat, Kecamatan Tabongo, Kabupaten Gorontalo, Jumat (29/1/2021). (
Wagub Gorontalo H. Idris Rahim (kanan) berbincang dengan pemilik lahan HGU, Helena Ngabito, yang akan menjadi lokasi pembangunan Secaba saat meninjau lokasi lahan tersebut di Desa Tabongo Barat, Kecamatan Tabongo, Kabupaten Gorontalo, Jumat (29/1/2021). (
GORONTALO, GP.CO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo melalui Dinas Kesehatan menggelar rapat evaluasi program penanganan COVID-19. Rapat diikuti oleh 48 peserta utusan dari Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi dan Kabupaten/Kota, pimpinan rumah sakit, unsur TNI dan Polri, Satgas COVID-19, serta UPTD Laboratorium. “Rapat ini sangat penting untuk melihat sejauh mana tingkat keberhasilan program yang telah kita laksanakan selama tahun 2020 hingga saat ini dalam penanganan COVID-19,” kata Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim dalam sambutannya saat membuka kegiatan yang berlangsung di Hotel Grand Q, Kota Gorontalo, Kamis (18/2). Idris berharap, rapat evaluasi yang akan berlangsung selama tiga hari itu bisa merumuskan langkah-langkah konkret dalam mencegah, mengendalikan, dan memutus mata rantai penularan COVID-19. Dikatakannya, telah banyak upaya yang dilakukan pemerintah dalam menangani pandemi COVID-19, mulai dari realokasi anggaran, pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar, hingga menerbitkan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2020 tentang Penegakkan Disiplin Protokol Kesehatan dan melakukan penindakan terhadap warga yang melanggarnya. “Upaya ini belumlah cukup, harus lebih kita tingkatkan lagi utamanya dalam menumbuhkan kepatuhan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan karena masih banyak juga yang melanggar,” tegas Idris. Pada kegiatan itu dilakukan penandatangan komitmen bersama dukungan percepatan pemutusan mata rantai penularan COVID-19 dan penanganannya secara masif di Provinsi Gorontalo. Komitmen bersama ditandatangani oleh pimpinan satuan TNI dan Polri, Dinas Kesehatan, BPBD, dan unsur terkait lainnya. Sementara itu berdasarkan data Gugus Tugas COVID-19 Provinsi Gorontalo, hingga 16 Februari 2021 jumlah kasus positif sebanyak 4.634 jiwa. Rinciannya, 4.136 jiwa sembuh, 193 jiwa dalam perawatan, dan 125 jiwa meninggal dunia. (zis/adv)

Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

 Jelang RUPS BSG di Manado, Kepala Daerah Gorontalo Dorong Putra Lokal Masuk Jajaran Pengurus

Jelang RUPS BSG di Manado, Kepala Daerah Gorontalo Dorong Putra Lokal Masuk Jajaran Pengurus

Meski demikian, penentuan akhir susunan direksi dan komisaris tetap akan dibahas dalam RUPS sesuai mekanisme yang berlaku

Pemprov Gorontalo Perkuat Ketahanan Pangan dan Gizi Berbasis Potensi Lokal

Pemprov Gorontalo Perkuat Ketahanan Pangan dan Gizi Berbasis Potensi Lokal

Yustiyanty merupakan salah satu perwakilan tim Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontal

Kunjungan Tim Seruni KMP ke Gorontalo, Lima Rumah di Huidu Utara Jadi Sasaran Peninjauan

Kunjungan Tim Seruni KMP ke Gorontalo, Lima Rumah di Huidu Utara Jadi Sasaran Peninjauan

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya menyelaraskan kesiapan daerah, terutama untuk mendukung agenda peninjauan di Desa Huidu Utara

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer