Penandatangan MOU Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo dan Yayasan Otak Indonesian Tingkatkan SDM (Sumber Daya Manusia). (ist)GORONTALOPOST.CO.ID – Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo mengutuk keras aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Nelson menilai, aksi yang terjadi Minggu (28/3/21) pukul 10.30 Wita itu, tak mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan.
“Saya mengutuk keras terkait bom bunuh diri tersebut,” tegas Nelson kemarin.
Menurut Nelson Pomalingo, aksi bom bunuh sangat bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan. “Itu sangat tidak berperikemanusiaan. Sangat tidak pantas untuk ditiru,” tegasnya.
Oleh karena itu, Nelson Pomalingo, mengajak seluruh masyarakat tetap menjaga persatuan dan kesatuan, serta menolak segala bentuk aksi yang melanggar nilai-nilai kemanusiaan.“Mari kita bersatu melawan kejadian-kejadian seperti itu,” imbau Nelson Pomalingo.
Pernyataan senada disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Gorontalo, Syafrudin Baderung mengaku turut prihatin atas tragedi bom bunuh diri tersebut.“Sebagai Kakanwil Kemenag Provinsi Gorontalo saya mengutuk keras insiden ini. Tidak ada agama apapun yang membenarkan tindakan untuk melukai dan membunuh umat agama lainnya,” ungkapnya.
Syafrudin mengimbau, agar para tokoh agama dapat melakukan penguatan toleransi dan menenangkan ummat masing-masing.“Saya juga akan berkoordinasi dengan FKUB Provinsi Gorontalo untuk penguatan ini,” kata Syafrudin.(zis)