Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gorontalo Segera Memiliki Lanud TNI AU, Ini Lokasinya

A
Penulis: Administrator❯
Gubernur Gorontalo Rusli Habibie didampingi istri dan sejumlah pimpinan OPD foto bersama Direktur ATMI Solo Rm. T Agus Sriyono SJ, Jumat (26/3/2021).  (Dzakir-BPPG).
Gubernur Gorontalo Rusli Habibie didampingi istri dan sejumlah pimpinan OPD foto bersama Direktur ATMI Solo Rm. T Agus Sriyono SJ, Jumat (26/3/2021).  (Dzakir-BPPG).
GORONTALOPOST.CO.ID – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menjamu Komandan Pangkalan Udara (Lanud) Sam Ratulangi (Samrat) Marsekal Pertama TNI M. Satriyo Utomo bersama jajarannya, di Rumah Jabatan Gubernur, Rabu (5/5/2021). Pertemuan yang berlangsung sederhana ini, selain sebagai ajang silahturahim juga membahas hibah tanah untuk pengembangan Bandara Djalaludin di Gorontalo dan Lanud Sam Ratulangi di Sulawesi Utara. “Selain bersilahturahim karena pak Satriyo ini baru  menjabat, juga membahas kembali rencana hibah tanah yang akan dilakukan oleh kedua belah pihak yakni Pemprov Gorontalo dan TNI AU. Tahun lalu memang pak gubernur bersama TNI AU sebelumnya telah membahas rencana hibah tanah ini. Tetapi karena Komandan AU Lanud Sam Ratulangi baru saja digantikan oleh pak Satriyo, kita kaji kembali,” ungkap Asisten II Pemprov Gorontalo Sutan Rusdi saat mendampingi gubernur. Lebih lanjut Sutan menjelaskan tanah seluas 130.600 meter persegi milik TNI AU dihibahkan untuk kebutuhan pengembangan Bandara Djalaludin. Sebagai gantinya, Pemprov Gorontalo akan menghibahkan lahan di Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara kepada TNI AU. Tanah seluas 71.891 meter persegi itu dibutuhkan TNI AU untuk pengembangan Lanud Sam Ratulangi. “Kita tadi sepakat akan memulai lagi semua proses hibahnya dari awal, karena sempat terputus. Pemprov Gorontalo sendiri sudah siap segala administrasinya, jadi ketika mereka telah siap kami juga sudah siap. Tapi keputusan semuanya ada di TNI Angkatan Udara ini,” jelasnya. Dalam kesempatan itu pula, Gubernur Rusli juga meminjamkan aset milik Pemprov Gorontalo yakni satu buah mobil untuk operasional personil TNI AU. Gubernur melihat sejauh ini semisal ada pesawat Hercules yang mengangkut barang bersandar di Bandara Djalaludin, belum memiliki kenderaan operasional. “Semua institusi vertikal memang rata-rata kami dari pemprov kasih mobil pinjam pakai. Kenapa pinjam pakai? Karena itu masih aset pemprov  tapi dipinjamkan, jadi bukan dihibahkan. Sama halnya dengan Danrem, Polda, Danlanal, nah tinggal TNI AU ini yang kebetulan belum ada. Jadi hari ini kita serahkan,” tutup Sutan. Pertemuan tersebut diakhiri dengan pemberian cindera mata dari Lanud Sam Ratulangi berupa miniatur pesawat tempur ke Gubernur Gorontalo dan sebaliknya Gubernur menyerahkan plakat Pemprov Gorontalo. (azis/iswan)

Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Direksi Bank SulutGo Ditata Ulang, RUPS-LB Batalkan Pengangkatan   Direktur Dana dan Tresuri

Direksi Bank SulutGo Ditata Ulang, RUPS-LB Batalkan Pengangkatan Direktur Dana dan Tresuri

Manajemen Bank SulutGo menjelaskan, pemegang saham telah menyepakati pengajuan calon Direktur Dana dan Tresuri yang baru dalam RUPS berikut

 Mahasiswa Kepung Rujab Gubernur Gorontalo, Tuntut Solusi Karhutla dan Kelangkaan   Pertalite

Mahasiswa Kepung Rujab Gubernur Gorontalo, Tuntut Solusi Karhutla dan Kelangkaan Pertalite

Mereka meminta pemerintah menghadirkan solusi konkret agar kebutuhan bahan bakar masyarakat tidak terus terganggu

Bukan Helikopter, Gusnar jadi Gubernur Kedua Tembus TNBNW Menuju Pinogu Gunakan Ojek

Bukan Helikopter, Gusnar jadi Gubernur Kedua Tembus TNBNW Menuju Pinogu Gunakan Ojek

Kunjungan Gusnar ke daerah paling terisolir di Gorontalo itu menjadi yang pertama bagi dirinya. Ia j mencatatkan diri sebagai gubernur kedua

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer