Gorontalopost, GORONTALO - Bulan Ramadan menjadi momen penting bagi umat Islam untuk memperdalam ilmu agama, termasuk memahami aturan terkait mandi junub.
Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah kapan waktu yang tepat untuk mandi junub setelah berhubungan suami istri di malam hari selama bulan puasa.
Ustaz Das’ad Latif menegaskan bahwa mandi junub tidak harus dilakukan segera setelah selesai berhubungan.
Baca Juga: Pemuda Gorontalo Utara Diciduk, Saat Pakai Sabu di Rumah, Polisi Buru Kurir dari Manad
Yang terpenting adalah melaksanakannya sebelum salat Subuh.
Hal ini karena kewajiban mandi junub bukan disebabkan oleh puasa, melainkan oleh kewajiban salat Subuh yang mengharuskan seseorang dalam keadaan suci.
Banyak yang keliru menganggap bahwa seseorang harus langsung mandi setelah berhubungan agar puasanya sah.
Padahal, jika seseorang tertidur dan baru mandi sebelum Subuh, puasanya tetap sah.
Ustaz Das’ad juga mengingatkan bahwa pemahaman yang keliru ini bisa menjadi beban, terutama bagi pasangan yang baru menikah, karena harus mandi berkali-kali dalam semalam.
Baca Juga: Kasus Korupsi Dana Desa Hungayonaa Masuk Tahap II, Mantan Kades Terancam 20 Tahun Penjara
Untuk itu, umat Islam perlu belajar dan mencari referensi dari berbagai ulama mengenai aturan mandi junub dalam Islam.
Dengan memahami waktu yang tepat, ibadah di bulan Ramadan bisa dijalankan dengan lebih nyaman dan sesuai tuntunan syariat. (**)
Editor : Azis Manansang