Banjir Bandang, Jalan Trans Gorontalo-Bolsel Putus
Administrator• Kamis, 27 Agustus 2020 | 07:39 WIB
Banjir bandang di Desa Pakuku Jaya, Kecamatan Posigadan, Kabupaten Bolsel mengakibatkan akses Gorontalo-Bolsel putus, Rabu (26/8/2020). (istimewa)GORONTALOPOST.CO.ID – Akibat banjir bandang yang melanda wilayah Desa Pakuku Jaya, Kecamatan Posigadan, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Rabu (26/8/2020) pukul 13.30 Wita. Selain merendam kawasan permukiman warga, banjir bandang ikut mengakibatkan akses Trans Sulawesi yang menghubungkan Gorontalo dan Molibagu ikut putus. Dari informasi yang dirangkum, banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Bolsel sejak pagi hari. Kondisi cuaca tersebut mengakibatkan aliran Sungai Milangodaa meluap dan kemudian menyapu kawasan permukiman warga di Desa Pakuku Jaya.“Banjir bandang mengakibatkan akses Gorontalo-Molibagu terputus,” ujar Subid Posko PB dan Logistik PMI Gorontalo, Raman Kisman Kilo. Sebelumnya, beberapa waktu lalu banjir bandang menerjang wilayah Desa Pakuku Jaya. Kejadian itu mengakibatkan banyak rumah warga desa setempat rusak. Hingga berita ini dilansir, belum ada konfirmasi soal dampak banjir, baik itu berupa korban jiwa maupun kerugian material. Pasalnya, akses komunikasi di wilayah itu sedang terganggu. Dari informasi yang dihimpun, dampak meluapnya sungai Milangodaa paling parah terjadi di Desa Pakuku, Kecamatan Tomini, Bolsel, yang merupakan akses jalan trans menuju Provinsi Gorontalo. Luapan air sungai membelah akses jalan trans Sulawesi. Tak hanya itu, akses jalan yang sebelumnya telah diperbaiki juga ikut rusak karena dihantam derasnya sungai Milangodaa. Dilaporkan juga bahwa sejumlah rumah warga, terutama yang dekat dengan bantaran sungai Milangodaa juga ikut tergenang air bah. Sejumlah pengguna jalan, terutama warga yang terlanjur datang dari wilayah Sulut sedang menuju Gorontalo pun terpaksa harus menginap karena kondisi jalan yang tidak memungkinkan. Meski ada pula yang memilih memutar balik, namun antrian kendaraan tak bisa dihindari di wilayah itu.(TR-01) Editor : Administrator