alexametrics
24.2 C
Gorontalo
Friday, August 19, 2022

BSG Pastikan Ganti Kerugian Nasabah Korban Skimming

GORONTALOPOST.ID— Jajaran Direksi PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulawesi Utara dan Gorontalo (BSG) menyampaikan permohonan maaf kepada semua nasabah, khususnya yang mengalami kerugian akibat kejahatan Skimming, beberapa waktu lalu.

Direktur Utama (Dirut) BSG Revino Pepah secara tegas memastikan, akan bertanggung jawab dan melakukan ganti rugi kepada nasabah BSG jika terbukti menjadi dari hasil indentivikasi menjadi korban skimming. “Kami memohon maaf kepada semua nasabah BSG yang menjadi korban skimming. Kami memastikan akan bertanggung jawab dan melakukan ganti rugi atas kerugian yang dialami 1×24 jam,” tegasnya.

Pepah mengakui, beberapa hari ini, pihaknya menerima pengaduan dari nasabah melalui channel Customer Care maupun secara langsung, tentang adanya transaksi penarikan maupun transfer uang simpanan yang terjadi tanpa sepengetahuan nasabah yang bersangkutan. Setelah menerima aduan ini, BSG langsung mengambil sikap dengan melakukan investigasi.

Dari hasil investigasi tersebut, lanjutnya, dapat disimpulkan bahwa kejadian ini merupakan tindak kejahatan perbankan dengan cara melakukan pencurian informasi pengguna ATM untuk membobol rekening dengan cara menduplikasi kartu ATM nasabah dengan menggunakan alat khusus bernama scammer yang bentuknya mirip dengan mulut slot kartu ATM.

“Sehingga para nasabah yang melakukan
transaksi di mesin ATM yang terpasang alat scammer dapat di duplikasi datanya oleh para penjahat ini. Perlu saya tegaskan bahwa kejahatan Skimming bukan hal baru dalam kejahatan perbankan,” jelasnya.

Dia menegaskan, sejak kasus ini ditemukan, BSG telah melakukan langkah preventif dan pengamanan data nasabah serta mengganti kerugian yang dialami oleh para nasabah yang
terbukti menjadi korban 1×24 jam sejak diterima laporan.

Tidak hanya itu, kejahatan perbankan ini telah dilaporkan kepada pihak berwenang untuk ditindaklanjuti. “Kami berharap Bapak/Ibu nasabah BSG yang tercinta dapat menanggapi kejadian ini secara bijak dan tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang beredar,” harapnya.

Untuk keamanan transaksi, Pepah mengimbau kepada para nasabah BSG untuk secara rutin mengganti PIN kartu ATM agar dapat memitigasi risiko terjadinya duplikasi data kartu oleh para oknum jahat. “Kami pun akan terus bekerja keras untuk meningkatkan parameter keamanan
system perbankan kami agar dapat memberikan pelayanan yang aman dan nyaman bagi para nasabah kami,” tegasnya.

“Saya juga mengingatkan kepada Bpk/Ibu para nasabah agar tetap waspada dan tidak lalai melapor apabila ada kejadian mencurigakan melalui layanan Customer Care ataupun secara langsung melalui kantor cabang terdekat. Teruslah mempercayakan BSG sebagai mitra perbankan anda,” kuncinya. (ayu)

GORONTALOPOST.ID— Jajaran Direksi PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulawesi Utara dan Gorontalo (BSG) menyampaikan permohonan maaf kepada semua nasabah, khususnya yang mengalami kerugian akibat kejahatan Skimming, beberapa waktu lalu.

Direktur Utama (Dirut) BSG Revino Pepah secara tegas memastikan, akan bertanggung jawab dan melakukan ganti rugi kepada nasabah BSG jika terbukti menjadi dari hasil indentivikasi menjadi korban skimming. “Kami memohon maaf kepada semua nasabah BSG yang menjadi korban skimming. Kami memastikan akan bertanggung jawab dan melakukan ganti rugi atas kerugian yang dialami 1×24 jam,” tegasnya.

Pepah mengakui, beberapa hari ini, pihaknya menerima pengaduan dari nasabah melalui channel Customer Care maupun secara langsung, tentang adanya transaksi penarikan maupun transfer uang simpanan yang terjadi tanpa sepengetahuan nasabah yang bersangkutan. Setelah menerima aduan ini, BSG langsung mengambil sikap dengan melakukan investigasi.

Dari hasil investigasi tersebut, lanjutnya, dapat disimpulkan bahwa kejadian ini merupakan tindak kejahatan perbankan dengan cara melakukan pencurian informasi pengguna ATM untuk membobol rekening dengan cara menduplikasi kartu ATM nasabah dengan menggunakan alat khusus bernama scammer yang bentuknya mirip dengan mulut slot kartu ATM.

“Sehingga para nasabah yang melakukan
transaksi di mesin ATM yang terpasang alat scammer dapat di duplikasi datanya oleh para penjahat ini. Perlu saya tegaskan bahwa kejahatan Skimming bukan hal baru dalam kejahatan perbankan,” jelasnya.

Dia menegaskan, sejak kasus ini ditemukan, BSG telah melakukan langkah preventif dan pengamanan data nasabah serta mengganti kerugian yang dialami oleh para nasabah yang
terbukti menjadi korban 1×24 jam sejak diterima laporan.

Tidak hanya itu, kejahatan perbankan ini telah dilaporkan kepada pihak berwenang untuk ditindaklanjuti. “Kami berharap Bapak/Ibu nasabah BSG yang tercinta dapat menanggapi kejadian ini secara bijak dan tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang beredar,” harapnya.

Untuk keamanan transaksi, Pepah mengimbau kepada para nasabah BSG untuk secara rutin mengganti PIN kartu ATM agar dapat memitigasi risiko terjadinya duplikasi data kartu oleh para oknum jahat. “Kami pun akan terus bekerja keras untuk meningkatkan parameter keamanan
system perbankan kami agar dapat memberikan pelayanan yang aman dan nyaman bagi para nasabah kami,” tegasnya.

“Saya juga mengingatkan kepada Bpk/Ibu para nasabah agar tetap waspada dan tidak lalai melapor apabila ada kejadian mencurigakan melalui layanan Customer Care ataupun secara langsung melalui kantor cabang terdekat. Teruslah mempercayakan BSG sebagai mitra perbankan anda,” kuncinya. (ayu)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/