alexametrics
27.4 C
Gorontalo
Friday, May 27, 2022

Seorang Berondong Gantung Diri

GORONTALO, GP.CO.ID  – Seorang brondong berinisial MA (21), diduga nekat gantung diri, hanya karena depresi, usai bertengkar dengan pacarnya. Rabu, (24/2). Menurut pengakuan beberapa kerabat dekat korban, MA menjalani hubungan asmara dengan seorang janda anak dua. Keduanya, sudah cukup lama menjalani hubungan asmara tersebut.

Bahkan, korban dikabarkan dua kali sempat melakukan bunuh diri. Namun, upaya bunuh diri itu selalu gagal. Pertama kali ingin bunuh diri, tali yang digunakan untuk gantung diri putus dan begitu pun bunuh diri kedua gagal, karena sempat digagalkan kerabat dekat korban.

Ketiga kalinya, korban gantung diri tidak ada yang menyangka. Padahal, pada pukul 02.00 Wita, korban bersama kawan-kawannya baru saja bubar dari tempat nongkrong di kompleks dekat rumah korban. Namun, di pagi hari warga sekitar, digemparkan dengan penemuan jasad manusia yang sementara tergantung di dapur rumah.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kota Utara, IPTU Moh Arianto, saat dikonfirmasi Via Telpon, membenarkan peristiwa gantung diri tersebut. Ia pun mengungkapkan, almarhum memang mengalami depresi yang cukup luar biasa, sebelum akhirnya, memilih mengakhiri hidupnya sendiri.

“Benar, gantung diri. Diduga karena depresi. Kita juga sudah periksa dalam Hp Almarhum, itu ada percakapan bersama pacarnya,” ujarnya (zis)

GORONTALO, GP.CO.ID  – Seorang brondong berinisial MA (21), diduga nekat gantung diri, hanya karena depresi, usai bertengkar dengan pacarnya. Rabu, (24/2). Menurut pengakuan beberapa kerabat dekat korban, MA menjalani hubungan asmara dengan seorang janda anak dua. Keduanya, sudah cukup lama menjalani hubungan asmara tersebut.

Bahkan, korban dikabarkan dua kali sempat melakukan bunuh diri. Namun, upaya bunuh diri itu selalu gagal. Pertama kali ingin bunuh diri, tali yang digunakan untuk gantung diri putus dan begitu pun bunuh diri kedua gagal, karena sempat digagalkan kerabat dekat korban.

Ketiga kalinya, korban gantung diri tidak ada yang menyangka. Padahal, pada pukul 02.00 Wita, korban bersama kawan-kawannya baru saja bubar dari tempat nongkrong di kompleks dekat rumah korban. Namun, di pagi hari warga sekitar, digemparkan dengan penemuan jasad manusia yang sementara tergantung di dapur rumah.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kota Utara, IPTU Moh Arianto, saat dikonfirmasi Via Telpon, membenarkan peristiwa gantung diri tersebut. Ia pun mengungkapkan, almarhum memang mengalami depresi yang cukup luar biasa, sebelum akhirnya, memilih mengakhiri hidupnya sendiri.

“Benar, gantung diri. Diduga karena depresi. Kita juga sudah periksa dalam Hp Almarhum, itu ada percakapan bersama pacarnya,” ujarnya (zis)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/