Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Israel Maksimalkan Serangan di Gaza dengan Teknologi AI

T
Penulis: Tina Mamangkey❯
Gambar pemboman Israel terhadap Khan Younis di Jalur Gaza selatan pada hari Jumat (9/2) (nytimes.com)
Gambar pemboman Israel terhadap Khan Younis di Jalur Gaza selatan pada hari Jumat (9/2) (nytimes.com)

GORONTALOPOST - Pasukan Israel telah mengimplementasikan senjata canggih yang didukung kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan efektivitas serangan mereka di Jalur Gaza, dengan tujuan untuk memaksimalkan korban jiwa sekaligus menjaga akurasi sasaran, seperti dikutip dari ANTARA.


Advertisement

Dalam serangan terbaru mereka, Israel telah menggunakan Jalur Gaza sebagai tempat uji coba untuk senjata yang didukung perangkat lunak AI pada sistem udara dan angkatan laut, serta amunisi pintar.

Berdasarkan laporan koresponden Anadolu, Israel telah mengumpulkan informasi mengenai senjata angkatan laut dan udara serta amunisi yang digunakan, yang diuji di zona perang Gaza untuk pertama kalinya sejak 7 Oktober.

Israel telah mengembangkan sistem AI pada persenjataannya sejak tahun 2021, dengan Unit ke-8200 badan intelijen Israel, Mossad, menciptakan sistem target AI seperti "Alchemist", "Depth of Wisdom", "The Gospel", dan "Fire Factory".

Advertisement

Serangan Israel di Gaza menunjukkan peningkatan signifikan dalam jumlah target yang disasar.

Dalam 35 hari pertama serangan, Israel berhasil menghantam 15.000 target, dibandingkan dengan hanya 6.000 target pada hari ke-51 serangan serupa pada tahun 2014.

Para ahli sepakat bahwa penggunaan senjata yang didukung AI oleh Israel berkontribusi pada tingginya jumlah korban sipil dalam serangan terbaru di Gaza.

Advertisement

Di samping itu, Israel juga melakukan peningkatan kekuatan militer dengan menambahkan 39 jet tempur F-35 canggih Amerika ke dalam inventaris Angkatan Udara mereka.

Tidak hanya itu, Angkatan Udara Israel juga menggunakan pesawat tak berawak dan bom pintar dalam serangan mereka, termasuk sistem amunisi bergerak "Switchblade 600" yang diminta dari perusahaan Amerika AeroVironment.

Pada September 2023, AU Israel menerima drone "Nitzotz (Spark)" dari Rafael Advanced Defense Systems dan anak perusahaannya, Aeronautics.

Israel juga telah mengimplementasikan teknologi drone terbaru, termasuk Hermes 900 yang dikembangkan bersama perusahaan drone swasta pertama India, Adani Defense and Aerospace, dan perusahaan Israel Elbit Advanced Systems.

Sistem pertahanan rudal "Arrow 3" juga merupakan salah satu teknologi baru yang diimplementasikan oleh Israel sebagai bagian dari sistem senjata mereka.

Serangan yang dilakukan oleh Israel di Gaza sejak serangan Hamas pada 7 Oktober telah menyebabkan kerusakan yang luas, termasuk korban jiwa yang tinggi dan kehancuran infrastruktur yang signifikan.

Perang di Gaza telah menyebabkan ribuan kematian dan jutaan orang terpaksa mengungsi, sementara kondisi kemanusiaan di wilayah tersebut semakin memburuk. (jpg)

Advertisement
Editor : Tina Mamangkey

Artikel Terkait

Tak Semua Apple Watch Bisa Update watchOS 27, Apple Jelaskan Penyebabnya

Tak Semua Apple Watch Bisa Update watchOS 27, Apple Jelaskan Penyebabnya

Saat ini, watchOS 27 sudah tersedia dalam versi beta untuk pengembang,Apple dijadwalkan merilis beta publik pada bulan depan.

Kacamata Pintar Apple Mundur ke 2027, Siri Berbasis AI Jadi Andalan

Kacamata Pintar Apple Mundur ke 2027, Siri Berbasis AI Jadi Andalan

Apple dikabarkan sedang mengeksplorasi pemanfaatan teknologi augmented reality (AR) untuk membantu meningkatkan kemampuan penglihatan.

Peringatan Hardiknas 2026, Gubernur Gusnar Tantang Guru Tak Kalah Cerdas dari AI

Peringatan Hardiknas 2026, Gubernur Gusnar Tantang Guru Tak Kalah Cerdas dari AI

Gubernur Gusnar Ismail menyerukan para guru di Gorontalo untuk terus belajar dan tidak kalah cerdas dari kecerdasan buatan (AI) dalam pering

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer