Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Donald Trump Menang Telak, Begini Reaksi Inggris, Prancis, dan Jerman

T
Penulis: Tina Mamangkey❯
Mantan Presiden AS Donald Trump mengawali kampanye di Waco, Texas. Lagu berjudul Justice for All berkumandang. Lagu itu memang dibuat khusus oleh tim Trump. (The Columbian)
Mantan Presiden AS Donald Trump mengawali kampanye di Waco, Texas. Lagu berjudul Justice for All berkumandang. Lagu itu memang dibuat khusus oleh tim Trump. (The Columbian)

GORONTALOPOST - Setelah pengumuman kemenangan Donald Trump dalam Pilpres AS 2024, sejumlah pemimpin negara Barat secara bertahap menyampaikan ucapan selamat mereka melalui berbagai saluran resmi.


Advertisement

Kemenangan Trump atas Kamala Harris, kandidat dari Partai Demokrat sekaligus petahana wakil presiden, membuat Trump diproyeksikan sebagai presiden AS ke-47.

Berikut respons dari beberapa pemimpin Eropa yang memberikan selamat dan menyatakan harapan mereka untuk melanjutkan hubungan kerja sama di masa mendatang.

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menjadi salah satu pemimpin yang pertama mengucapkan selamat kepada Trump melalui media sosial X.

Advertisement

Dalam pesannya, Starmer menyampaikan keinginannya untuk memperkuat hubungan kerja sama antara Inggris dan AS yang sudah lama terjalin. "Sebagai sekutu terdekat, kami terus bahu-membahu untuk mempertahankan nilai-nilai kebebasan dan demokrasi yang sama-sama kami yakini," ucap Starmer.

Starmer juga menggarisbawahi harapannya agar hubungan spesial antara Inggris dan AS semakin berkembang dalam berbagai bidang, seperti ekonomi, keamanan, dan teknologi.

Ia menegaskan bahwa kemitraan yang kuat akan memberikan keuntungan dan kemakmuran bagi kedua negara di masa depan.

Advertisement

Ucapan selamat juga datang dari Presiden Prancis Emmanuel Macron. Melalui X, Macron menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan kerja sama erat dengan Trump, seperti yang dilakukan selama masa jabatan Trump pada 2017 hingga 2021.

Macron menekankan pentingnya kemitraan dalam mewujudkan perdamaian dan kesejahteraan bersama, sambil menegaskan perlunya saling menghargai dan memiliki tujuan bersama.

Senada dengan Starmer dan Macron, Perdana Menteri Jerman Olaf Scholz turut menyampaikan ucapan selamat dan harapan baik bagi masa depan hubungan Jerman-AS.

Scholz menyoroti sejarah panjang kerja sama antara kedua negara dalam mempromosikan kebebasan dan kemakmuran di kawasan Atlantik. "Jerman dan AS telah bekerja bersama dalam memajukan kemakmuran dan kebebasan di kedua sisi Samudra Atlantik," ungkap Scholz melalui X, menekankan komitmennya untuk terus berkolaborasi demi kesejahteraan rakyat kedua negara.

Kemenangan Trump di Pilpres AS 2024 diumumkan setelah ia diproyeksikan meraih 277 suara elektoral, melewati ambang batas 270 suara yang diperlukan untuk menang.

Berdasarkan data Fox News pada 6 November sore WIB, Trump berhasil unggul dari Harris.

Sementara itu, hasil hitung cepat dari Associated Press (AP) menunjukkan Trump memperoleh 51,2 persen suara pemilih, mengungguli Harris yang mendapatkan 47,4 persen.

Dukungan dan sambutan dari para pemimpin dunia ini mengindikasikan harapan besar untuk melanjutkan kerja sama transatlantik di era baru kepemimpinan Trump.

Dengan latar belakang sejarah kemitraan yang kuat, berbagai sektor, mulai dari ekonomi hingga keamanan, diharapkan menjadi prioritas dalam mempererat hubungan antarnegara di bawah kepemimpinan Trump yang baru. (antara)

Advertisement

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer