Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perkuat Layanan Kesehatan, Dokter Gorontalo Ikuti Program PPDS Hospital-Based

N
Penulis: Nur Fadilah❯
Peluncuran seleksi program studi naru PPDS RSPPU Batch V sekaligus serah terima peserta PPDS Batch IV. Peluncuran dilakukan langsung Menkes Budi Gunadi Sadikin, di Jakarta. ANTARA/HO-Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo
Peluncuran seleksi program studi naru PPDS RSPPU Batch V sekaligus serah terima peserta PPDS Batch IV. Peluncuran dilakukan langsung Menkes Budi Gunadi Sadikin, di Jakarta. ANTARA/HO-Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo

Advertisement

 

GORONTALOPOST- Upaya memperkuat ketersediaan dan pemerataan dokter spesialis di daerah terus dilakukan. Salah satunya melalui Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) berbasis rumah sakit atau Hospital-Based yang kini memasuki Batch V.

Sejumlah dokter dari Provinsi Gorontalo turut mengikuti program pendidikan spesialis tersebut melalui proses seleksi program studi baru yang diluncurkan dalam PPDS Hospital-Based Batch V. Kegiatan berlangsung di Auditorium Dr J Leimena, Gedung Adhyatma, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Advertisement

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo, Anang S Otoluwa, mengatakan pendidikan dokter spesialis melalui skema Hospital-Based menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat pelayanan kesehatan sekaligus mendorong pemerataan tenaga medis.

Menurut Anang, program tersebut lahir dari persoalan nyata yang masih dihadapi Indonesia, yakni keterbatasan jumlah dokter spesialis serta distribusi tenaga spesialis yang belum merata di berbagai daerah.

Hal tersebut, kata Anang, sejalan dengan penjelasan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengenai pentingnya memperluas akses pendidikan dokter spesialis melalui rumah sakit.

Advertisement

“Program ini menjadi langkah penting untuk memperluas akses pendidikan dokter spesialis, sekaligus menjawab kebutuhan tenaga spesialis di daerah,” kata Anang.

Ia menilai, keberadaan program tersebut menjadi peluang bagi daerah seperti Gorontalo untuk mendapatkan tambahan tenaga dokter spesialis yang nantinya dapat memberikan pelayanan kesehatan secara langsung kepada masyarakat.

Dalam PPDS Batch IV, salah satu calon peserta dari Gorontalo, Siti Indhira Yanhi, mengikuti pendidikan spesialis Neurologi. Kehadirannya diharapkan dapat mengisi kebutuhan dokter spesialis di Kabupaten Gorontalo.

“Yang paling penting bagi kami adalah bagaimana pendidikan dokter spesialis ini pada akhirnya memberikan dampak langsung terhadap masyarakat khususnya di Gorontalo," kata Anang.

Advertisement

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer