Dinkes Gorontalo Perkuat Pemanfaatan Data untuk Kebijakan Kesehatan

GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo terus mendorong pemanfaatan data kesehatan sebagai dasar dalam menyusun kebijakan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Upaya tersebut salah satunya dilakukan melalui keikutsertaan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo dalam Data for Health (D4H) Cross-Country Exchange Program 2026yang digelar di Manila, Filipina.
Sekretaris Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo, Jeane Istanti Dalie, mewakili pemerintah daerah dalam kegiatan yang berlangsung pada 21 hingga 25 September 2026 tersebut.
Forum internasional ini mempertemukan delegasi dari tiga negara, yakni Indonesia, Filipina sebagai negara tuan rumah, serta Kenya. Para peserta saling berbagi pengalaman dan praktik dalam memperkuat pemanfaatan data serta bukti sebagai dasar penyusunan kebijakan kesehatan.
Jeane mengatakan, program tersebut berfokus pada Data to Policy (D2P) Institutionalization, yaitu penguatan pemanfaatan data kesehatan secara sistematis agar dapat diterjemahkan menjadi informasi berbasis bukti.
Informasi tersebut selanjutnya diharapkan dapat mendukung berbagai tahapan pembangunan kesehatan, mulai dari perencanaan program, pengambilan keputusan hingga pelaksanaan pelayanan kesehatan.
Menurut Jeane, keikutsertaan Indonesia dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas pemerintah dalam menjadikan data sebagai landasan penyusunan kebijakan.
Perspektif pemerintah daerah juga dinilai penting karena dapat memberikan gambaran mengenai bagaimana pendekatan D2P diterapkan dalam perencanaan kesehatan dan pelayanan publik di tingkat sub-nasional.
Jeane menegaskan bahwa pemanfaatan data kesehatan tidak sebatas mengumpulkan dan menyajikan angka. Lebih dari itu, data harus mampu menghasilkan informasi yang relevan untuk membantu pemerintah memahami persoalan, menentukan prioritas, menyusun intervensi, hingga mengevaluasi hasil pembangunan kesehatan.



