Buka PASSA 2026, Sofyan Puhi Tekankan Peran Pesantren Cetak Generasi Unggul Menuju Indonesia Emas

Gorontalopost, LIMBOTO – Panggung Pagelaran Akbar Seni Santri Al-Falah (PASSA) 2026 menjadi lebih dari sekadar tempat unjuk kemampuan.
Di hadapan keluarga besar Pondok Pesantren Al-Falah, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menekankan pentingnya seni
dan budaya sebagai sarana membentuk generasi muda yang kreatif, berkarakter, serta tetap berpegang pada nilai-nilai keislaman.
Pesan itu disampaikan saat membuka PASSA 2026 di Pondok Pesantren Al-Falah, Sabtu malam (10/10/2026).
Sofyan menilai, kegiatan yang melibatkan kreativitas santri tersebut memiliki nilai pendidikan yang penting,
terutama dalam menumbuhkan bakat, membangun kepribadian, dan memperkuat identitas generasi muda.
Menurutnya, pagelaran seni di lingkungan pesantren tidak berhenti pada penampilan di atas panggung.
Kegiatan semacam ini juga dapat menjadi media pembinaan yang mempertemukan kreativitas, pendidikan karakter, ajaran agama, dan pelestarian budaya dalam satu ruang pembelajaran.
Memasuki penyelenggaraan kelima, PASSA mendapat apresiasi karena terus
dipertahankan oleh keluarga besar Pondok Pesantren Al-Falah.



