Kampung Nelayan Masih Lambat, Pemkab Gorontalo Sorot Progres Program Nasional Jelang Akhir 2026

Gorontalopost, LIMBOTO – Di tengah capaian proyek fisik Kabupaten Gorontalo yang telah menyentuh 75 persen, sejumlah program pembangunan masih membutuhkan perhatian dan percepatan.
Salah satu yang disorot adalah pembangunan Kampung Nelayan, yang progresnya dilaporkan masih berada di bawah persentase yang diharapkan.
Baca Juga: Helm, Ponsel hingga Knalpot Tak Sesuai Aturan Jadi Sasaran Operasi Patuh Otanaha di Gorontalo
Persoalan tersebut dibahas dalam rapat pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dipimpin Bupati Gorontalo Sofyan Puhi di Ruang Dulohupa, Kantor Bupati Gorontalo, Senin (26/10/2026).
Dalam pertemuan itu, Bupati menerima laporan dari masing-masing asisten mengenai perkembangan program hingga Oktober, termasuk berbagai pekerjaan yang perlu dikawal sebelum tahun anggaran berakhir.
Sofyan menjelaskan, pembangunan Kampung Nelayan merupakan program nasional yang dikerjakan langsung oleh kementerian terkait.
Pemerintah Kabupaten Gorontalo telah mengomunikasikan kondisi progresnya kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Karena pelaksanaan berada di bawah kewenangan kementerian, pemerintah kabupaten berperan memantau, berkoordinasi, dan melaporkan perkembangan yang diketahui di lapangan.
Di sisi lain, gambaran umum pelaksanaan pembangunan daerah menunjukkan realisasi fisik telah mencapai 75 persen, sedangkan realisasi keuangan tercatat 65 persen.
Pemkab Gorontalo memandang capaian tersebut sebagai peluang untuk terus mendorong penyelesaian program.



