Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Puluhan Rumah Rusak Diterjang Angin, Pemkab Gorontalo Gandeng Provinsi dan Baznas

Nur Fadilah • Kamis, 12 Februari 2026 | 11:43 WIB


Pemkab Gorontalo serahkan bantuan bagi warga terdampak angin kencang
Pemkab Gorontalo serahkan bantuan bagi warga terdampak angin kencang

GORONTALOPOST -Angin kencang yang melanda Kabupaten Gorontalo menyisakan duka bagi puluhan warga. Atap rumah beterbangan, dinding roboh, dan sejumlah keluarga terpaksa bertahan di tengah kondisi rumah yang rusak.

Di tengah situasi tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo bergerak cepat menyalurkan bantuan tanggap darurat bagi warga terdampak.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gorontalo, Ariyanti Katili, mengatakan berdasarkan pendataan sementara, sebanyak 22 unit rumah mengalami kerusakan dengan tingkat yang beragam akibat terjangan angin kencang tersebut.

“Kehadiran kami adalah wujud komitmen pemerintah daerah untuk memastikan warga tidak merasa sendiri dalam menghadapi musibah ini. Fokus utama saat ini adalah perlindungan sosial bagi korban,” ujar Ariyanti di Gorontalo, Rabu.

Kerusakan tersebar di empat desa. Di Desa Datahu, tercatat tiga rumah rusak parah dan satu rusak ringan. Di Desa Isimu Raya, dua rumah rusak parah dan sembilan rusak ringan. Sementara di Desa Isimu Selatan, satu rumah rusak parah, dua rusak sedang, dan tiga rusak ringan. Adapun di Desa Dunggala, satu rumah dilaporkan mengalami kerusakan ringan.

Untuk rumah dengan kategori rusak ringan, warga secara swadaya dan gotong royong telah melakukan perbaikan sementara. Semangat kebersamaan masyarakat menjadi kekuatan tersendiri dalam menghadapi bencana ini.

Namun, perhatian utama pemerintah saat ini tertuju pada tujuh unit rumah rusak berat dan lima unit rumah rusak sedang yang belum dapat diperbaiki. Bantuan yang disalurkan meliputi terpal untuk penutup atap sementara, paket kebutuhan keluarga, hingga kasur lipat guna memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi.

Ariyanti mengakui bahwa hingga kini Pemkab Gorontalo belum memiliki regulasi khusus terkait bantuan dana perbaikan rumah akibat bencana. Meski demikian, pemerintah daerah tidak tinggal diam dan memilih menempuh langkah kolaboratif lintas sektor.

Pemerintah desa diminta segera menyusun proposal perbaikan rumah bagi warga terdampak. Proposal tersebut akan diteruskan ke Dinas Sosial Provinsi Gorontalo dan Baznas Provinsi Gorontalo untuk mendapatkan bantuan stimulan.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan BPBD serta pemerintah provinsi dan Baznas agar proposal masyarakat dapat segera ditindaklanjuti. Prinsipnya, kami akan berupaya maksimal mencari solusi bagi rumah warga yang rusak,” tegas Ariyanti.

Di tengah puing dan kerusakan, harapan masih terjaga. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci agar para korban dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan dengan aman dan nyaman.(antara)

Editor : Nur Fadilah
#Gorontalo #PEMKAB GORONTALO