Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Waspada Cacingan pada Anak, Kenali Gejala Sejak Dini dan Cara Mengatasinya

N
Penulis: Nur Fadilah❯

 


Advertisement

Ilustrasi seseorang anak perempuan yang sedang sakit perut akibat cacingan. (freepik)
Ilustrasi seseorang anak perempuan yang sedang sakit perut akibat cacingan. (freepik)

GORONTALOPOST
-Cacingan merupakan salah satu masalah kesehatan yang kerap menyerang anak-anak, terutama di usia balita hingga sekolah dasar.

Meski sering dianggap sepele, penyakit ini sebenarnya bisa berdampak serius terhadap tumbuh kembang si kecil bila tidak ditangani dengan baik.

Oleh karena itu, orang tua perlu mengenali gejala cacingan sejak dini sekaligus mengetahui cara mengatasinya.

Advertisement

Gejala Cacingan pada Anak

Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain:

1. Nafsu makan menurun
Anak sering menolak makan atau terlihat cepat kenyang. Akibatnya, berat badan sulit naik bahkan bisa menurun.

Advertisement

2. Perut buncit namun badan kurus
Kondisi ini cukup khas pada anak cacingan. Meskipun perut terlihat besar, tubuh anak tampak kurus karena nutrisi tidak terserap optimal.

3. Sering menggaruk area anus
Rasa gatal di sekitar dubur, terutama saat malam hari, merupakan gejala cacing kremi yang paling umum.

4. Lesu dan mudah lelah
Anak tampak kurang bersemangat, mudah mengantuk, dan tidak seaktif biasanya. Hal ini bisa disebabkan oleh anemia akibat cacing menyerap nutrisi darah.

5. Gangguan tidur
Rasa tidak nyaman akibat gatal sering membuat anak terbangun di malam hari sehingga kualitas tidurnya menurun.

6. Diare atau konstipasi
Infeksi cacing tertentu bisa menyebabkan gangguan pencernaan, mulai dari diare hingga sulit buang air besar.

Cara Mengatasi dan Mencegah Cacingan

Untuk melindungi anak dari cacingan, berikut langkah yang bisa dilakukan:

1. Pemberian obat cacing secara rutin
WHO merekomendasikan pemberian obat cacing setiap 6 bulan sekali bagi anak usia 1–12 tahun, terutama yang tinggal di daerah dengan risiko tinggi.

2. Menjaga kebersihan diri
Ajarkan anak untuk selalu mencuci tangan dengan sabun sebelum makan, setelah bermain, dan setelah dari toilet.

3. Potong kuku secara teratur
Kuku yang panjang bisa menjadi tempat menempelnya telur cacing. Pastikan kuku anak selalu bersih dan pendek.

4. Konsumsi makanan bergizi seimbang
Perbanyak asupan sayur, buah, dan protein agar daya tahan tubuh anak tetap optimal. Hindari jajanan yang tidak higienis.

5. Gunakan alas kaki saat bermain di luar
Telur cacing bisa menempel di tanah. Dengan memakai sandal atau sepatu, risiko infeksi bisa diminimalisir.

6. Perhatikan kebersihan lingkungan
Pastikan sanitasi rumah, air bersih, dan kamar mandi selalu dalam kondisi higienis.

Cacingan pada anak bukanlah penyakit ringan yang bisa diabaikan. Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak.

Dengan mengenali gejala sejak dini dan menerapkan pola hidup bersih serta pemberian obat cacing secara rutin, orang tua bisa mencegah risiko cacingan dan menjaga kesehatan si kecil tetap optimal.(jpg)

 

Advertisement
Editor : Nur Fadilah

Artikel Terkait

Cegah Perkawinan Anak, Ismet Mile Minta Relawan SAPA Bergerak hingga Tingkat   Desa

Cegah Perkawinan Anak, Ismet Mile Minta Relawan SAPA Bergerak hingga Tingkat Desa

menjadi titik awal lahirnya langkah nyata untuk memperkuat kesadaran keluarga dan mencegah anak masuk dalam perkawinan pada usia dini

 Cegah Pernikahan Dini, Sofyan Puhi Minta Forum Anak Gorontalo Bergerak dari   Kecamatan hingga Desa

Cegah Pernikahan Dini, Sofyan Puhi Minta Forum Anak Gorontalo Bergerak dari Kecamatan hingga Desa

Melalui forum tersebut, anak-anak didorong tidak sekadar menjadi penerima kebijakan, tetapi ikut menyuarakan persoalan yang mereka hadapi

Nyeri Pinggang Tak Kunjung Hilang? Waspadai Gangguan Saraf Tulang Belakang

Nyeri Pinggang Tak Kunjung Hilang? Waspadai Gangguan Saraf Tulang Belakang

jangan mengabaikan nyeri pinggang yang terus berlanjut, terutama bila mulai menjalar ke kaki atau disertai kesemutan dan kelemahan otot.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer