Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

iPhone Fold Dirumorkan Tembus Rp37 Juta, Tapi Apple Yakin Penggemarnya Tetap Antre

P
Penulis: Priska Watung❯
Iphone Fold
Iphone Fold

GORONTALOPOST - Apple kembali menjadi perbincangan hangat menjelang peluncuran produk terbarunya, iPhone Fold, yang diperkirakan akan meluncur pada akhir tahun ini. Ponsel lipat pertama Apple ini digadang-gadang bukan sekadar eksperimen, melainkan sebuah pernyataan berani—terutama dari sisi harga.


Advertisement

Jika rumor yang beredar akurat, iPhone Fold akan menjadi iPhone termahal sepanjang sejarah, dengan banderol mencapai USD 2.400 atau sekitar Rp37,6 juta. Angka ini hampir dua kali lipat dari iPhone paling mahal saat ini dan bahkan melampaui harga Samsung Galaxy Z Fold 7 yang dijual sekitar Rp31 jutaan.

Mengapa Apple Berani Mematok Harga Setinggi Itu?

Menurut Jason Snell, editor situs teknologi Six Colors, Apple sejak lama menguji batas psikologis harga iPhone. Eksperimen ini dimulai sejak iPhone X menyentuh USD 1.000, dan hingga kini, batas tersebut tampaknya belum benar-benar ditemukan.

“Apple belum menemukan titik di mana konsumen berhenti membeli iPhone karena harga,” ujar Snell.

Dan iPhone Fold bisa menjadi bukti lanjutan dari teori tersebut.

Desain Berbeda, Pengalaman Lebih Luas

Berbeda dari ponsel lipat bergaya buku pada umumnya, iPhone Fold dirumorkan mengusung rasio layar 4:3 dengan bentang 7,8 inci saat dibuka. Desain ini membuat tampilannya lebih lebar dan ideal untuk menonton video tanpa gangguan garis hitam di layar.

Beberapa detail desain yang mencuri perhatian:

  • Layar luar berukuran 5,5 inci, menyerupai buku paspor

  • Ketebalan hanya 4,5 mm saat dibuka dan 9 mm saat dilipat

  • Upaya Apple menghadirkan layar tanpa bekas lipatan (crease-free), meski masih menghadapi tantangan teknis

Ekosistem Apple, Alasan Utama Konsumen Bertahan

Namun, daya tarik utama iPhone Fold bukan semata desain atau teknologi layar, melainkan satu hal klasik: ekosistem Apple.

Analis Techsponential, Avi Greengart, menilai bahwa pengguna iPhone tak perlu belajar ulang. Antarmuka iOS yang familier, ditambah kemungkinan adaptasi dari iPad, membuat transisi ke iPhone Fold terasa alami.

Advertisement

Lebih jauh, Apple memiliki keunggulan besar dibanding kompetitor Android:

  • Lebih dari 1,8 juta aplikasi iPad sudah siap digunakan

  • Pengalaman tablet yang matang berkat 15 tahun pengembangan iPad

  • Aplikasi yang benar-benar dioptimalkan, bukan sekadar versi ponsel yang diperbesar

Prospek Pasar dan Tantangan Kompetitor

Meski belum resmi diumumkan, IDC memprediksi Apple bisa langsung merebut lebih dari 20% pangsa pasar ponsel lipat dan menguasai sepertiga pendapatan segmen tersebut.

Namun, persaingan tetap ketat. Samsung tengah menyiapkan Galaxy Z TriFold berlayar 10 inci dengan harga yang juga diperkirakan menembus Rp37–39 juta. Motorola pun ikut meramaikan pasar lewat Razr Fold, yang disebut-sebut akan hadir dengan harga lebih terjangkau.

Meski begitu, dengan kontribusi ponsel lipat yang masih berkisar 1,5–2,5% dari pasar global, kehadiran iPhone Fold diyakini akan menjadi katalis besar.

Advertisement

(HL)

Advertisement
Editor : Priska Watung
Sumber : Tom's Guide

Artikel Terkait

Apple Resmi Luncurkan iPhone Duo, Ponsel Lipat Perdana dengan Chip 2 Nm

Apple Resmi Luncurkan iPhone Duo, Ponsel Lipat Perdana dengan Chip 2 Nm

Dengan ukuran layar yang lebih luas, iPhone Duo menjadi perangkat iPhone pertama yang mendukung Apple Pencil USB-C.

Apple Siapkan Gebrakan Baru untuk Apple Watch, Desain Bulat hingga Model Terjangkau

Apple Siapkan Gebrakan Baru untuk Apple Watch, Desain Bulat hingga Model Terjangkau

Beragam rumor tersebut menunjukkan bahwa Apple tampaknya tidak sekadar menyiapkan peningkatan spesifikasi pada generasi Apple Watch.

Apple Siapkan Tiga Produk Ultra, dari iPhone Lipat hingga MacBook Layar Sentuh

Apple Siapkan Tiga Produk Ultra, dari iPhone Lipat hingga MacBook Layar Sentuh

Dari sisi performa, MacBook Ultra diperkirakan mengandalkan chip M5 Pro dan M5 Max. Apple juga disebut menyiapkan sejumlah perubahan desain.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer