Google Perkenalkan Fitbit Edge, Pelacak Kebugaran dengan GPS dan EKG

GORONTALOPOST -Google memperkenalkan perangkat pelacak kebugaran terbaru bernama Fitbit Edge yang hadir dengan sejumlah fitur unggulan, mulai dari layar Hybrid OLED, GPS terintegrasi, hingga elektrokardiogram (EKG). Perangkat ini juga diklaim mampu bertahan hingga tujuh hari dalam sekali pengisian daya.
Mengutip Gizmochina, Senin (12/10), Fitbit Edge dirancang untuk mengisi segmen pasar di antara Fitbit Air yang tidak memiliki layar dan Pixel Watch 5. Dengan harga 180 dolar AS atau sekitar Rp3,2 juta, perangkat ini menawarkan fitur olahraga dan pemantauan kesehatan tanpa mengharuskan pengguna membeli jam tangan pintar dengan fungsi lengkap.
Dari segi desain, Fitbit Edge menggunakan casing berbahan aluminium daur ulang dengan ketebalan 11,5 milimeter. Google mengklaim perangkat tersebut 45 persen lebih ringan dibandingkan casing Apple Watch Series 12.
Sementara itu, layar Hybrid OLED yang disematkan menawarkan area tampilan 46 persen lebih luas dibandingkan pelacak Fitbit generasi sebelumnya. Layarnya juga dirancang agar tetap mudah dibaca di bawah sinar matahari langsung.
Google turut menghadirkan tombol fisik di bagian samping dengan desain yang diperbarui. Tombol tersebut memungkinkan pengguna menjeda sesi latihan tanpa harus menyentuh layar, sehingga lebih praktis ketika sedang berolahraga.
Fitbit Edge dirancang untuk menunjang berbagai aktivitas fisik melalui dukungan lebih dari 50 mode olahraga. Informasi yang ditampilkan dapat disesuaikan dengan jenis latihan yang dilakukan pengguna.
Bagi pelari, perangkat ini dapat menampilkan target kecepatan. Sementara itu, latihan high-intensity interval training(HIIT) dilengkapi informasi zona detak jantung, sedangkan aktivitas tertentu dapat menampilkan catatan waktu tempuh.
Akurasi GPS juga menjadi salah satu peningkatan utama pada perangkat ini. Google mengklaim kemampuan pelacakan lokasi Fitbit Edge hingga 40 persen lebih akurat dibandingkan generasi sebelumnya.
Dengan GPS terintegrasi, pengguna dapat berolahraga di luar ruangan tanpa perlu membawa ponsel untuk merekam rute perjalanan. Altimeter bawaan turut mencatat perubahan ketinggian, sehingga berguna untuk aktivitas seperti berlari di jalur menanjak maupun latihan menaiki tangga.

