Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Teori Gelap di Balik Film-Film Nostalgia Masa Kecil Kita

Prisilia Rumengan • Selasa, 18 Juni 2024 | 20:10 WIB
Photo
Photo

GORONTALOPOST - Film-film yang mendefinisikan masa kecil kita sering kali membawa kita pada perjalanan nostalgia terbaik ketika kita menontonnya kembali sebagai orang dewasa. Namun, beberapa film klasik yang kita cintai ternyata tidak sepolos kelihatannya. Dari kutukan gelap Harry Potter hingga niat jahat Mary Poppins, teori-teori film ini memiliki kekuatan untuk membalikkan kenangan masa kecil yang kita cintai.

  Harry Potter: Kutukan Abadi di Balik Kemenangan

Kita semua tahu bahwa Harry Potter, pahlawan kita, menang melawan Voldemort, menyelamatkan dunia, dan hidup bahagia selamanya. Namun, bagaimana jika kisah ini tidak melulu tentang kebahagiaan seperti yang selama ini kita percayai? Di balik kisah ini terdapat ramalan yang menyatakan bahwa Harry atau Voldemort harus binasa di tangan satu sama lain karena tidak ada yang bisa bertahan hidup selamanya.

Teori ini mengusulkan bahwa nasib mereka saling terkait, yang berarti mereka hanya akan lenyap jika salah satu dari mereka mencabut nyawa yang lain. Hal ini akan membuat Harry dan Voldemort menjadi abadi karena keduanya tidak akan bisa mati secara alami. Teori ini juga menyatakan bahwa Harry tidak dapat bergabung dengan orang-orang yang dicintainya di alam baka, satu hal yang sangat dia dambakan selama kisah ini berlangsung. Jika ini benar, kita mungkin akan menantikan sekuelnya yang berjudul "Harry Potter and the Endless Melancholy."

  Mary Poppins dan Pennywise: Dua Sisi dari Entitas yang Sama?

Bayangkan jika Mary Poppins dan Pennywise adalah orang yang sama. Teori ini mungkin terdengar gila, tetapi ada beberapa bukti menarik. Keduanya adalah makhluk gaib yang muncul kembali ke dunia kita setiap beberapa dekade: 25 tahun untuk Poppins, 27 tahun untuk Pennywise. Keduanya menyukai anak-anak, terutama yang bernama Georgie, dan mereka berkembang dengan emosi mangsa mereka yang masih kecil. Mary Poppins dengan imajinasi dan kebahagiaan, sedangkan Pennywise dengan teror.

Lebih menarik lagi, keduanya memiliki kemampuan untuk membuat orang melayang: Pennywise melakukannya di selokan, sementara Mary Poppins dengan balon-balon andalannya. Dan jangan lupa, siapa yang juga menyukai balon merah? Ya, Pennywise. Dalam "Mary Poppins Returns," ada petunjuk kecil dengan balon merah itu. Jadi, entah pengasuh favorit kita itu terbuat dari kain yang sama dengan Pennywise atau sebenarnya dia adalah Pennywise yang sedang menyamar.

  Donkey dalam Shrek: Keledai dari Dongeng Pinokio?

Serial Shrek yang dicintai ini memang membuat kita senang, terutama karena kita bisa melihat beberapa karakter dongeng favorit kita di sepanjang film. Namun, sahabat karib Shrek, Donkey, mungkin bukan ciptaan baru untuk film. Dalam dongeng Pinokio, anak-anak nakal dibawa ke Pleasure Island dan diubah menjadi keledai. Salah satu dari mereka, bernama Lampwick, adalah yang terburuk dari semuanya.

Teori ini menyatakan bahwa Lampwick akhirnya menemukan jalan keluar dari dunia Pinokio dan langsung menuju ke waralaba Shrek. Beberapa orang bahkan berpendapat bahwa anak-anak ini sudah terbiasa dengan bentuk keledai baru mereka sehingga mereka memutuskan untuk memanfaatkannya dan bergabung dengan Shrek. Lagi pula, Pinokio sendiri muncul dalam salah satu film Shrek, sehingga teori ini cukup masuk akal.

  Monster, Inc.: Asal Usul Ketakutan pada Manusia

Di dunia Monster, Inc., para monster hidup terpisah dari manusia dan sangat takut pada kita. Teori ini menyatakan bahwa ketakutan ini berasal dari pertemuan pertama monster dengan manusia pada abad ke-14, saat wabah pes melanda Eropa. Monster-monster kecil yang lucu ini mungkin membuka pintu pertama mereka ke dunia manusia tepat di tengah-tengah mimpi buruk wabah pes.

Jika mereka terjangkit penyakit super menular ini dan membawanya kembali ke Monstropolis, hal ini akan menyebarkan kepanikan di antara kaumnya. Tidak heran jika mereka yakin bahwa manusia adalah masalah besar. Teori ini juga menjelaskan mengapa insiden 2319 menjadi masalah besar dalam film aslinya ketika seekor monster secara tidak sengaja membawa pulang kaos kaki manusia.

  Toy Story: Latar Belakang Ayah Andy

Para penggemar Toy Story mungkin telah memperhatikan bahwa sejak awal film, kita hanya melihat ibu Andy. Teori ini menyatakan bahwa sebelum Woody menjadi milik Andy, dia adalah milik ayah Andy yang telah meninggal dunia setelah lama berjuang melawan penyakit polio. Nama Andy diukir pada Woody oleh ayah Andy pada tahun 1950-an, bukan oleh Andy kecil.

Teori ini bisa ditelusuri kembali ke seorang pria bernama Mike Mozart, yang mengungkapkannya dalam sebuah wawancara pada tahun 2017. Mozart berteman dekat dengan salah satu pencipta Toy Story dan rupanya itulah yang ada di benak sang penulis. Latar belakang yang begitu intens ini memberikan kedalaman emosional yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya.

  Forrest Gump: Anak Jenny

Forrest Gump mungkin salah satu film paling mengharukan, tetapi ada teori yang menyatakan bahwa anak Jenny mungkin sudah ada sebelum pertemuan romantis mereka. Beberapa orang mengatakan bahwa Jenny mungkin sudah hamil selama pertemuannya dengan Forrest, menambahkan sentuhan suram pada hubungan mereka. Namun, cinta dan kasih sayang Forrest yang tak tergoyahkan berarti dia mungkin menerima anak itu dengan sepenuh hati apapun situasinya.

Teori-teori ini memberikan perspektif baru yang lebih gelap dan kompleks terhadap film-film yang dianggap polos dan ceria pada masa kecil kita, merubah cara kita melihat kembali kenangan masa lalu tersebut.(*)

Editor : Prisilia Rumengan
#film lawas #kartun #misteri #harry potter