GORONTALOPOST - CrossFire resmi menjadi bagian dari game yang dipertandingkan dalam ajang Esports World Cup (EWC) 2025.
Turnamen ini akan digelar di Riyadh, Arab Saudi, pada tanggal 19 hingga 23 Agustus 2025, mempertemukan 16 tim terbaik dari berbagai negara.
Total hadiah yang diperebutkan mencapai 2 juta dolar Amerika, menjadikannya salah satu cabang dengan prize pool tertinggi di EWC tahun ini.
Format pertandingan dimulai dengan fase grup menggunakan sistem double-elimination, lalu dilanjutkan dengan playoff sistem single-elimination.
Grand final akan diselenggarakan dengan format best-of-5 atau best-of-3, tergantung pada bracket masing-masing tim.
Pengumuman keikutsertaan CrossFire ini disambut antusias oleh komunitas gamer klasik, mengingat game ini punya basis fans yang kuat di Asia.
Menariknya, EWC menyatakan bahwa CrossFire akan tetap menjadi bagian dari kompetisi hingga tahun 2027 mendatang.
Langkah ini dinilai sebagai upaya untuk menyegarkan kompetisi shooter selain dominasi Valorant dan CS2.
Meski demikian, belum ada tim asal Indonesia yang dipastikan ikut serta dalam cabang ini.
Di sisi lain, geliat game tembak-tembakan tak hanya milik platform global—game lokal Indonesia juga mulai unjuk gigi.
Salah satunya adalah Wardeka, sebuah third-person shooter buatan anak muda Sulawesi Utara yang kini mulai membentuk ekosistem esportsnya sendiri.
Wardeka sempat mencuri perhatian lewat turnamen komunitas seperti Warbiasa League, bahkan masuk ke dalam agenda ekstrakurikuler pelajar SMA.
Update terkini dari Wardeka memperkenalkan mode Patriot Survival dan sistem arena yang menggunakan desain lokasi-lokasi lokal seperti Pelabuhan Bitung dan Desa Kaweruan.
Meski belum tampil di kancah internasional seperti EWC, banyak komunitas yang melihat potensi Wardeka sebagai “kuda hitam” game lokal.
Semangat membangun dari bawah inilah yang membuat game ini jadi pembicaraan hangat di antara komunitas pengembang lokal.
Wardeka pun disebut-sebut sebagai simbol bangkitnya kreativitas game buatan Indonesia, bukan sekadar jadi konsumen game luar.
Semoga di tahun-tahun mendatang, kita bisa melihat Wardeka bertanding di ajang besar seperti EWC, membawa nama Indonesia dengan bangga.
Untuk saat ini, CrossFire jadi bintang baru EWC 2025, tapi Wardeka adalah harapan yang sedang menyala.
Karena seperti kata pepatah gamer, “yang penting bukan cuma menang, tapi dari mana kamu mulai.”
(rm)
Editor : Priska Watung