alexametrics
25.5 C
Gorontalo
Thursday, May 19, 2022

PANAS! Kecam Isu Penundaan Pemilu, Singgung Utang Meroket dan Pilkada 2020

GORONTALOPOST.ID–Tiga Partai politik mendukung isu penundaan Pemilu 2024.  Tiga partai tersebut diantaranya Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Golkar dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Dilansir dari Fajar.co.id, Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu menjadi salah satu orang yang sangat menentang wacana tersebut.

Dia membeberkan sejumlah alasan penundaan pemilu dari sejumlah pihak yang pro.

Pertama kata dia, permintaan banyak pihak. “Apakah sdh bertanya ke slrh rakyat ?,” katanya melalui akun twitternya, Selasa, (3/3/2022).

Kedua, soal beban negara lagi berat. Dia mempertanyakan mengapa masih mau membangun Ibu Kota Negara (IKN) jika beban negara berat. Dia juga menyinggung soal pembangunan kereta api cepat dan lainnya.

“ekonomi lagi berat – yg bikin berat dan utang meroket siapa ?,” katanya lagi.

Terkait pandemi Covid-19, Said Didu mengaku heran. Pasalnya pilkada 2020 lalu juga pandemi tapi tetap dilaksanakan.

“msh pandemi-pilkada 2020 pandemi. Klean Waras?,” tegasnya. (selfi/fajar)

GORONTALOPOST.ID–Tiga Partai politik mendukung isu penundaan Pemilu 2024.  Tiga partai tersebut diantaranya Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Golkar dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Dilansir dari Fajar.co.id, Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu menjadi salah satu orang yang sangat menentang wacana tersebut.

Dia membeberkan sejumlah alasan penundaan pemilu dari sejumlah pihak yang pro.

Pertama kata dia, permintaan banyak pihak. “Apakah sdh bertanya ke slrh rakyat ?,” katanya melalui akun twitternya, Selasa, (3/3/2022).

Kedua, soal beban negara lagi berat. Dia mempertanyakan mengapa masih mau membangun Ibu Kota Negara (IKN) jika beban negara berat. Dia juga menyinggung soal pembangunan kereta api cepat dan lainnya.

“ekonomi lagi berat – yg bikin berat dan utang meroket siapa ?,” katanya lagi.

Terkait pandemi Covid-19, Said Didu mengaku heran. Pasalnya pilkada 2020 lalu juga pandemi tapi tetap dilaksanakan.

“msh pandemi-pilkada 2020 pandemi. Klean Waras?,” tegasnya. (selfi/fajar)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/