Komisi 1 DPR Pertanyakan Ketidakhadiran KSAD Saat Bahas Kondisi Papua

0
136
Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid mempertanyakan ketidakhadiran Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurrachman, yang tidak hadir dalam rapat bersama di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/2). (Dok.JawaPos.com)

GORONTALOPOST.ID – Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid mempertanyakan ketidakhadiran Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurrachman, yang tidak hadir dalam rapat bersama di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/2). Dudung mengutus Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen Agus Subiyanto.

Dalam kesempatan ini, turut hadir Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali dan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Fadjar Prasetyo.

“Pak Agus, saya mohon maaf, bukan tidak apa ya, tidak suka Pak Agus ada. Tapi kami ingin menyampaikan dulu, kenapa kemudian diganti oleh Pak Wakasad. Karena saya juga baru tahu pagi ini, Pak,” kata Meutya Hafid.

Politikus Partai Golkar mengatakan, pihaknya baru mengetahui Dudung absen rapat dan mengutus perwakilannya. Terlebih, rapat kali ini akan membahas situasi di Papua.

“Biasanya selalu ada komunikasi lebih awal, tapi ini Pak KSAD tidak hadir. Kami seluruh pemimpin baru tahu hari ini karena kita sebetulnya mau bahas Papua. Papua itu sebetulnya perlu (kehadiran KSAD), meskipun kami yakin Pak Wakasad juga nanti bisa menjawab dengan baik,” ungkap Meutya.

Meski tanpa kehadiran Dudung, rapat para pimpinan TNI dengan Komisi I tetap berlanjut, namun berlangsung secara tertutup. Hal ini sebagaimana permintaan Panglima TNI Yudo Margono dengan Komisi I DPR RI.

“Izin ibu ketua dan para anggota, kalau diizinkan tertutup. Nanti biar kami yang menjelaskan pada media di luar,” demikian Yudo menandaskan.(Jawapos)