alexametrics
24.1 C
Gorontalo
Wednesday, May 25, 2022

BAHAYA! SBY Khawatir Konflik Rusia-Ukraina Bisa Picu Perang Dunia Ketiga…

GORONTALOPST.ID–Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengomentari perang yang terjadi antara Rusia dan Ukraina. Menurut SBY, tidak ada yang tahu pasti kapan segera berakhir perang tersebut.

Tidak ada yang tahu pasti, seperti apa ujung dari perang yang tengah terjadi di Ukraina. Juga tidak mudah diprediksi apakah perang segera berakhir atau justru menjadi perang berlarut,” kata SBY dalam unggahan pada akun media sosial Twitter pribadinya, Rabu (3/3).

SBY mengungkapkan, perang adalah eskalasi politik dengan cara lain. Dia mengharapkan, peluang untuk mengakhiri perang juga selalu terbuka melalui jalur politik.

Setiap perang, betapapun dahsyatnya, selalu terbuka peluang (window of opportunity) untuk diakhiri secara politik. Semoga terbuka peluang itu,” ucap SBY.

Meski demikian, SBY mengkhawatirkan dua dampak yang terjadi jika perang antara Rusia dan Ukraina tidak segera diakhiri. Pertama, dia tak menginginkan perang antara Ukraina dan Rusia mengarah menjadi peperangan dunia.

Kedua, jangan pernah berpikir dan berniat untuk gunakan senjata nuklir, dari pihak manapun,” tegas SBY.

SBY mengungkapkan, selama kurang lebih 70 tahun dunia berhasil mencegah perang dunia ketiga dan perang nuklir. Dia tak menginginkan, upaya tersebut sia-sia.

Hingga saat ini, dunia berhasil utk mencegah terjadinya “2 No Go” tersebut Perang Nuklir dan Perang Dunia Ke-3. Jangan sampai upaya besar selama 70 tahun lebih ini sia-sia belaka. Mari cegah kehancuran kehidupan di muka bumi kita,” ujar SBY.

Oleh karena itu, SBY meminta para pemimpin dunia, terutama para pemimpin politik untuk bisa mencegah dua kekhawatiran tersebut. Karena, merupakan kewajiban pemimpin dunia untuk mencegah terjadinya perang.

Bangsa-bangsa sedunia juga harus bersuara dan mendukung para pemimpin mereka untuk bersatu dan mencegah terjadinya malapetaka besar yang tak pernah kita bayangkan bersama,” tegas SBY.(Jawapos)

GORONTALOPST.ID–Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengomentari perang yang terjadi antara Rusia dan Ukraina. Menurut SBY, tidak ada yang tahu pasti kapan segera berakhir perang tersebut.

Tidak ada yang tahu pasti, seperti apa ujung dari perang yang tengah terjadi di Ukraina. Juga tidak mudah diprediksi apakah perang segera berakhir atau justru menjadi perang berlarut,” kata SBY dalam unggahan pada akun media sosial Twitter pribadinya, Rabu (3/3).

SBY mengungkapkan, perang adalah eskalasi politik dengan cara lain. Dia mengharapkan, peluang untuk mengakhiri perang juga selalu terbuka melalui jalur politik.

Setiap perang, betapapun dahsyatnya, selalu terbuka peluang (window of opportunity) untuk diakhiri secara politik. Semoga terbuka peluang itu,” ucap SBY.

Meski demikian, SBY mengkhawatirkan dua dampak yang terjadi jika perang antara Rusia dan Ukraina tidak segera diakhiri. Pertama, dia tak menginginkan perang antara Ukraina dan Rusia mengarah menjadi peperangan dunia.

Kedua, jangan pernah berpikir dan berniat untuk gunakan senjata nuklir, dari pihak manapun,” tegas SBY.

SBY mengungkapkan, selama kurang lebih 70 tahun dunia berhasil mencegah perang dunia ketiga dan perang nuklir. Dia tak menginginkan, upaya tersebut sia-sia.

Hingga saat ini, dunia berhasil utk mencegah terjadinya “2 No Go” tersebut Perang Nuklir dan Perang Dunia Ke-3. Jangan sampai upaya besar selama 70 tahun lebih ini sia-sia belaka. Mari cegah kehancuran kehidupan di muka bumi kita,” ujar SBY.

Oleh karena itu, SBY meminta para pemimpin dunia, terutama para pemimpin politik untuk bisa mencegah dua kekhawatiran tersebut. Karena, merupakan kewajiban pemimpin dunia untuk mencegah terjadinya perang.

Bangsa-bangsa sedunia juga harus bersuara dan mendukung para pemimpin mereka untuk bersatu dan mencegah terjadinya malapetaka besar yang tak pernah kita bayangkan bersama,” tegas SBY.(Jawapos)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/